Nutrisi Tepat Untuk Tulang Kuat Dan Sehat

Tulang manusia memiliki banyak fungsi, terutama sebagai alat gerak, yang merupakan tugas utama organ ini. Sebagai penyangga tubuh, ia perlu kuat dan ‘makan’ sepanjang usia. Apa sajakah asupan yang tepat untuk tulang?

Tulang manusia memiliki banyak fungsi. Yang sudah banyak diketahui adalah sebagai alat gerak, yang merupakan tugas utama organ ini. Bekerjasama dengan otot dan saraf, tulang bertanggung jawab agar gerakan dapat terkoordinasi dengan baik. Selain itu tulang juga berfungsi untuk memberi bentuk tubuh dan mempertahankannya. Sel darah merah alami tubuh kita juga dihasilkan dalam tulang, tepatnya di dalam sumsum tulang.

Silent Disease
Tetapi sebagaimana halnya manusia, tulang pun membutuhkan ‘makanan’ yang tepat untuk pertumbuhan dan menjaga kesehatannya. ‘Makanan’ tulang adalah nutrisi yang kita konsumsi dalam makanan kita. Dikatakan oleh Prof. dr Walujo Soerjodibroto, MS, SpGK, dengan menerapkan pola makan yang teratur dan asupan gizi yang seimbang dalam tubuh, kita tidak hanya memberi ‘makan’ organ dalam tubuh kita, tetapi juga mencegah berbagai penyakit. Osteoporosis, misalnya, adalah salah satu jenis penyakit yang menyerang bagian tulang. Berasal dari kata osteo (tulang) dan porous (berpori; keropos), penyakit ini memang menyebabkan tulang menjadi keropos tanpa kita sadari. Seperti, patah tulang akibat trauma yang ringan, tubuh makin pendek, atau makin membungkuk, dan nyeri tulang yang merata. Karena gejalanya yang seringkali tidak kita sadari, penyakit ini juga disebut silent disease (pembunuh diam-diam). Faktor penimbulnya terutama dikaitkan dengan usia dan konsumsi makanan. Meski, dikatakan Prof Walujo, riwayat osteoporosis keluarga, kurangnya latihan fisik atau olahraga, menurunnya hormon estrogen pada wanita serta testoteron pada pria, gaya hidup yang tidak sehat (merokok, minum alkohol), serta penggunaan obat-obatan tertentu dapat pula berperan menyebabkan osteoporosis.

Nutrisi Untuk Tulang
Dikatakan oleh Prof. Walujo, sebenarnya osteoporosis dapat dicegah sejak dini. Yakni, dengan asupan gizi yang tepat. Penelitian terbaru dari The National Osteoporosis Foundation Amerika Serikat menyatakan bahwa nutrisi yang kita salurkan untuk tulang juga akan membantu menjaga kekuatan gigi kita.

Photo: Getty Images


Kalsium
Kalsium merupakan mineral utama pembentuk tulang. 99% kalsium berada dalam tulang dan gigi sedangkan 1%nya ada di dalam tubuh. Asupan kalsium yang cukup merupakan salah satu jaminan untuk kesehatan tulang, karena kalsium dapat disimpan untuk mempertahankan massa tulang. Pada saat dewasa, kalsium diperlukan untuk memperlambat pengeroposan tulang yang berlebih, serta membantu kerja otot dan sistem saraf. Kalsium juga berperan dalam pengaturan pembekuan darah bila terjadi luka.
Kebutuhan harian : 300 – 400 mg (bayi), 500 – 800 mg (anak-anak), 1.000 mg (usia 19-50 tahun), 1.200 mg (usia 51 tahun ke atas).
Sumber makanan : susu, keju, ikan, daging, telur, bayam, brokoli, tahu, dan tempe. Kalsium juga bisa didapat dari zat hydroxyapatite yang komponennya sama dengan komponen tulang dan lapisan keras mamalia. Berdasar penelitian, kandungan hydroxyapatite terbesar terdapat pada ceker ayam yang banyak mengandung protein yang terdapat pada kulit, otot, tulang dan kolagen (jaringan ikat yang mengandung antigen imunogenik yang bisa mencegah pengeroposan tulang).

Vitamin D
Vitamin D berperan penting dalam mempertahankan massa tulang karena membantu tubuh menyerap kalsium secara lebih efektif. Juga, merupakan regulator positif bagi metabolisme kalsium dan meningkatkan penyerapan kalsium sebanyak 2,5 kali.
Kebutuhan harian : 200 IU to 400 IU per hari.
Sumber makanan : Butter dan margarin, keju, kuning telur, minyak hati ikan, sereal dan tori gandum, ikan herring, ikan mackerel, kerang, ikan salmon.

Vitamin K1 (phyto-K)
Penelitian membuktikan bahwa vitamin K dapat mengaktifkan protein dalam tulang yang mengunci nutrisi-nutrisi penting lain seperti kalsium dan mineral lainnya ke dalam struktur tulang sehingga tulang menjadi kuat dan muda kembali.
Kebutuhan harian : 150mcg per hari.
Sumber makanan : brokoli, bayam, produk-produk susu, telur, minyak sayur (zaitun, canola).

Magnesium
Magnesium memberikan kontribusi yang besar terhadap keseimbangan kalsium dalam tubuh dengan menentukan ukuran kristal tulang sekaligus sebagai transport ion yang menjaga potensi elektrik tubuh.
Kebutuhan harian : 300 – 400 mg.
Sumber makanan : kacang-kacangan (kedelai, polong, kacang tanah), beras merah, oatmeal, sayuran hijau.

Zinc
Berperan dalam membantu transportasi oksigen ke sel darah yang dibutuhkan oleh enzim antioksidan untuk mengatasi kerusakan sendi.
Kebutuhan harian : 8 – 11 mg.
Sumber makanan : bayam, daging sapi, kacang-kacangan, gandum, asparagus, daging ayam.

Vitamin C
Membantu pembentukan tulang dan tulang rawan sehingga terbentuk jaringan sendi yang sehat. Kolagen yang merupakan bahan baku untuk tulang juga membutuhkan vitamin C untuk pembentukannya.
Kebutuhan harian : 500 – 1000 mg per hari.
Sumber makanan : buah-buahan (jeruk, pisang ambon, jambu biji), dan sayur-sayuran seperti tomat.

Vitamin E
Vitamin E membantu meningkatkan asupan oksigen ke otot dengan meningkatkan sirkulasi dan kemampuan gerak otot dan tulang.
Kebutuhan harian : 400 IU per hari.
Sumber makanan : kecambah, kacang-kacangan, asparagus, mentega, dan buah-buahan seperti pisang dan strawberi.

Protein
Adalah zat gizi utama pembentuk matriks tulang, yang berperan seperti rangka yang memberikan struktur, dukungan, dan fleksibilitas.
Kebutuhan harian : 0.8 gr – 1,5 gr / per kilogram berat badan
Sumber makanan : putih telur, susu, ikan, tahu, tempe.

Fosfor
Kebutuhan harian : berbanding 1: 2 dengan kalsium ( 500 gr fosfor : 1000 gr kalsium).
Sumber makanan : telur, ikan.

Vitamin B
Memperbaiki fungsi sel-sel tubuh, terutama tulang dan saraf halus, serta pembentukan sel darah merah.
Kebutuhan harian : maksimal 50 mg.
Sumber makanan : kacang-kacangan, telur, daging, hati, ikan, produk susu.

Asam Folat
Membantu proses sintesis DNA.
Kebutuhan harian : 400 – 600 mg.
Sumber makanan : brokoli, bayam

Fluoride
Membantu memperkuat tulang dan gigi.
Kebutuhan harian : 3 – 4 mg per hari.
Sumber makanan : ikan laut, air putih,

Pendukung Tambahan
Selain asupan nutrisi yang baik, untuk menghindari osteoporosis tidak bisa dilakukan sekali saja, tetapi harus melalui proses yang dimulai dari pencegahan sejak dini. Antara lain dengan berolahraga teratur yang nantinya tidak hanya baik untuk tulang, tetapi juga otot dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dikatakan oleh dr Tanya Rotikan, SpKO, latihan fisik yang terbaik untuk tulang adalah weight-bearing exercise, misalnya jalan, joging, dansa, dan sebagainya. Juga, usahakan agar berat badan normal. Tubuh yang terlalu berat akan membuat tulang lama kelamaan akan tidak kuat menopang berat badan. Selain itu, kurangi pula konsumsi garam natrium, kopi, dan soft drink yang banyak mengandung karbonat karena akan menghambat penyerapan kalsium dalam tubuh dan membahayakan sel tulang.

Susu untuk Tulang

Photo: Getty Images


Menurut Prof dr Walujo Soerjodibroto, MS, SpGK, susu merupakan sumber utama kalsium. Keuntungan lain, susu dianggap lebih praktis dikonsumsi dibandingkan makanan sumber kalsium lainnya. Selain kalsium, susu juga mengandung komponen lain yang juga bermanfaat bagi tubuh, diantaranya; vitamin D, magnesium, fosfor, postassium, vitamin K.
Hasil penelitian menyebutkan bahwa rendahnya konsumsi susu pada masa dewasa memiliki korelasi dengan 3% pengurangan kandungan mineral pada tulang paha, dan berkurangnya kepadatan mineral pada tulang. Disimpulkan pula, wanita yang kurang mengkonsumsi susu pada masa kanak-kanak dan dewasa memiliki massa tulang yang kurang dan memiliki risiko yang tinggi mengalami patah tulang.
Mungkin ada diantara kita yang merasa kurang menkonsumsi kalsium pada saat muda dan merasa terlambat untuk memulai. Namun ternyata berdasarkan penelitian yang di publikasikan dalam Journal of The American Dietetic Association, meskipun sudah berusia lanjut, konsumsi kalsium alami yang berasal dari susu dapat membantu proses remodelling (penyusunan kembali) massa tulang. Massa tulang yang sudah tua mengalami penyerapan (resorpsi), selanjutnya diganti dengan pembentukan massa tulang yang baru. Selain itu, konsumsi susu dapat menurunkan resorpsi tulang, tanpa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Karena jika proses resorpsi lebih dominan, maka tulang akan keropos dan terjadi osteoporosis.
Jadi, mengonsumsi susu masih merupakan strategi yang cukup bijak untuk mendapatkan asupan kalsium untuk kesehatan tulang. Namun tentu saja bukan sekadar minum susu, melainkan mengonsumsi susu dengan formulasi yang tepat.

Up Close and Personal: Minerva

Quartet Dewi Biola

Sekilas penampilan mereka seperti Bond, dengan musik nyaris mirip seperti Vanessa Mae. Tetapi mereka tetap berbeda. Karena mereka adalah Minerva.

Meski baru berusia kurang dari setengah tahun, kehadiran Minerva sudah mulai mencuri perhatian. Empat gadis cantik dengan penampilan anggun bak model bergaya dengan biolanya diatas panggung musik yang digelar oleh L.A Indiefest beberapa waktu lalu.
Uniknya, mereka bukan bermain orkestra, melainkan musik metal!

Minerva memang dibentuk khusus oleh Aminoto Kosin dan Irwan Edianto yang saat itu menjadi music director untuk ajang festival musik indie tersebut. Sejak lama, Aminoto ingin memberikan warna baru serta kontribusi yang signifikan terhadap perkembangan musik Indonesia. Sampai tercetuslah ide untuk mengolaborasikan sebuah String Quartet dengan band beraliran Rock. Konsepnya, setiap anggota adalah performer, bukan lagi sebagai musisi pengiring. Audisinya pun hanya berjalan kurang lebih satu bulan.

Minerva sendiri bukanlah anak-anak baru di dunia musik. Lama sebelumnya, grup yang digawangi oleh Cindy Clementine Arman, violin alto (27 tahun), Ayu Gayatri, viola alto (23 tahun), Sanjung Prima Cahaya Dewi, viola bass (25 tahun), dan Achdinanti Victoria Achjuman, violin alto (23 tahun) ini sudah kerap bertemu dalam berbagai pertunjukan orkestra. Makanya tidaklah sulit bagi mereka untuk membaur dan beradaptasi satu sama lain ketika sudah tergabung dalam satu kelompok.

Langsung Terjun Ke Panggung

Mengejar deadline untuk tampil di L.A Indiefest, Cindy, Ava, Gaya, dan Sanjung tak punya banyak waktu untuk mempersiapkan segalanya. Nama Minerva pun dipilih hanya dalam waktu beberapa hari saja. Nama itu ’disumbang’ oleh salah seorang teman Gaya. Tetapi ternyata setelah dikulik, memiliki makna yang tak kalah cantik dengan pelafalannya. Minerva merupakan nama Yunani dari Dewi Athena, yang dikenal biijaksana serta memiliki kemampuan dalam berbagai bidang, seperti strategi perang dan pengobatan. Dewi Minerva juga dikenal sebagai dewi kesenian Yunani.

Selama kurang lebih satu bulan sejak terbentuk, para personil Minerva menjalani latihan-latihan yang lebih panjang dari biasanya. Apalagi, mereka juga dituntut untuk membawakan setidaknya satu lagu milik mereka sendiri. ”Padahal, kami belum punya album sama sekali,” kata Cindy. Suatu ketika, Aminoto Kosin muncul dengan membawa aransemen baru dari karya klasik berjudul Bumble Bee, yang akhirnya dibawakan sebagai hits debut Minerva.

Uniknya, biola yang identik dengan panggung orkestra justru bukan menjadi debut pertama quartet ini. ”Pertama kali manggung bersama, kami justru bermain musik metal,” kata Gaya. Di panggung tersebut, mereka dijadwalkan tampil berkolaborasi dengan Koil, Burger Kill, Seringai, dan Mocca.

Untunglah pengalaman sewaktu terlibat dalam pengerjaan Rockestra karya Erwin Gutawa mempermudah mereka beradaptasi dengan permainan musik bertempo cepat.
Meski demikian, Cindy, Ava, Sanjung, dan Gaya tak menampik sempat sakit kepala mendengar musik metal dari grup-grup yang akan berkolaborasi dengan mereka. ”Setiap hari, yang terngiang di telinga kami jadinya hanya musik metal saja. Dari sebelum latihan, hingga menjelang tidur,” tawa Cindy yang diamini ketiga personil lainnya. ”Tetapi akhirnya, lama kelamaan kami semua jadi menyukai musik metal. Ternyata enak juga, kok,” imbuh Cindy.

Minerva bahkan belum pernah bertemu dengan Koil, Burger Kill, dan Seringai, hingga beberapa hari sebelum manggung. ”Itu latihan bersama yang pertama, esoknya langsung tampil,” kenang Gaya.

Penampilan perdana mereka menuai banyak pujian dari kritikus dan penulis musik. Penampilan Minerva membuat lagu-lagu metal seperti Kenyataan Dalam Dunia Fantasi yang dibawakan oleh Koil, maupun Membakar Jakarta dan Mengadili Persepsi dari grup Seringai justru memberikan kesan musik metal yang megah.

Ya, Minerva berhasil menyuguhkan kolaborasi klasik dan rock metal yang cantik. Nyaris seperti kolaborasi Metallica dengan San Francisco Symphony Orchestra yang diarahkan Michael Kamen pada tahun 1999 silam.

Dari Pengiring jadi Performer

Tampil di panggung memang bukan hal asing buat para personil Minerva. Tetapi berada di garis depan panggung membuat mereka tak urung menjadi gugup. ”Maklum, kami biasa berada di bagian belakang, dan bukan pusat perhatian,” kata Cindy. Demam panggung pun dirasakan oleh keempatnya. Beberapa menit sebelum naik panggung, semua personil Minerva mengalami mulas dan sakit perut.

Ketegangan mereka tak berakhir sampai disitu. Secara kebetulan, Ear transmitter yang mereka gunakan, frekuensinya bertabrakan dengan radio dangdut lokal. ”Jadi telinga kiri kami mendengar siaran radio dan lagu dangdut, dan telinga satunya menyimak transmitter yang menyampaikan nada-nada lagu yang kami bawakan supaya nadanya tidak lari,” kata Gaya sambil tertawa.

Tak hanya itu, selama tampil, keempatnya juga berjuang menghindari kabel-kabel yang berserakan di panggung. Padahal mereka harus terus bergerak agar penonton tidak bosan. Sanjung bahkan sempat bertabrakan dengan vokalis Seringai. Sedangkan Gaya mengakali hindaran kabel dengan cara melompat-lompat. ”Penonton mengira kami berjingkrak-jingkrak, padahal sebenarnya kami menghindari kabel,” kata Gaya terkekeh.

Lantas, bagaimana reaksi penonton terhadap Minerva? ”Kami disoraki dan disiuli seperti penyanyi dangdut. Padahal itu panggung musik metal,” kata Gaya sambil tertawa.

Menunggu Album

Meski tampil dengan formasi yang sama dengan grup musik Bond, Minerva menolak dikatakan memiliki kesamaan musik. Menurut Cindy, selain formasi Bond menggunakan Cello, sedangkan Minerva tidak. Selain itu, musik Bond lebih klasik, sedangkan Minerva banyak menggunakan efek. Minerva juga tidak berpatokan pada satu jenis musik tertentu saja. Latar belakang minat musik mereka yang berbeda menjadikan kontribusi terhadap gaya musik Minerva; tidak hanya klasik, tapi juga rock, jazz, pop, hingga alternative.

Gaya, misalnya. Ia cenderung menyukai musik-musik tahun delapanpuluham, seperti Duran-Duran dan Madonna. Sedangkan Cindy yang kalem justru memilih menyukai musik ala GreenDay. Boleh dikata, Sanjung-lah yang paling mendalami musik klasik. Tak heran, karena kedua orang-tuanya adalah pengajar di dunia musik; ibunya seorang guru di Sekolah menengah Musik Yogyakarta, sedangkan ayahnya adalah dosen seni musik di Institut Seni Indonesia di Yogyakarta. Dari ke-empatnya, hanya Ava yang tidak memilih musik tertentu. ”saya penikmat semua jenis musik,” cengir Ava.

Lantas bagaimana Minerva menyebut musiknya? ”mungkin lebih tepat disebut New Wave. Karena meski menggunakan sound effect pada beberapa elemen, kami tidak menghilangkan musik klasik yang menjadi ciri khas instrumen violin dan viola,” kata Cindy.

Mengapa memilih biola sebagai alat musik andalan? ”Biola itu simpel dan enak dibawa-bawa,” kata Gaya. ”Suaranya juga khas,” imbuh Cindy. Sekilas, penampilan fisik antara viola dan violin (bila) tampak sama. Tetapi keduanya menghasilkan jenis nada yang berbeda. Karena senar viola lebih tebal ketimbang violin. ”Notasi viola juga lebih gampang ketimbang violin,” kata Cindy.

Sudah ada single, lantas kapan Minerva akan mengeluarkan album? ”Ibarat bayi, kami ini belum setahun. Masih mencoba merangkak. Album sih sedang disiapkan lagu-lagunya. Salah satu yang dimasukkan ya pasti Bumble Bee,” kata Cindy. Kita tunggu, lho, albumnya.

Doc. Minerva


Kesan Minerva Tentang Personil Minerva

Minerva bukan hanya kompak dalam bermusik, tetapi juga di luar urusan musik. Tidak sulit bagi mereka untuk mendiskripsikan kesan mereka terhadap personil lainnya.

Gaya : Paling moody, pendiam, namun ekspresif. ”Gaya paling mudah bete kalau sedang lapar,” komentar Ava.

Sanjung : Paling lama mandinya. ”Sekali mandi bisa sampai satu jam. Saya sering mengetuk kamar hotel Gaya dan Ava karena kebelet pipis,” kata Cindy.

Cindy : Paling ’keibuan’, – makanya Cindy seringkali menjadi juru bicara Minerva. ”Selain paling tua usianya, Cindy juga lebih matang dalam berpikir dan bertindak,” ujar Gaya.

Ava : Paling heboh dan paling ceria. ”Kalau jalan nggak ada Ava, rasanya kurang rame,” kata Sanjung.

Stuck

Sudah nyaris tiga minggu ini, saya kedatangan tamu bernama Stuck. Sebagai seorang penulis, kedatangan tamu bernama stuck itu biasa. Biasanya ia singgah untuk menggoda.

Saya juga sering disinggahinya. Biasanya sebulan sekali, tetapi pernah juga ia tidak muncul selama satu semester. Saya benar-benar menikmati dunia ketika ia tak ada.
Seperti anak yang dilepas oleh orang-tuanya.
Seperti anjing yang lepas dari kandangnya.
Seperti burung yang bebas dari sangkarnya.

Kala itu, saya menikmati setiap kata yang saya tulis. Seperti bernafas.

Tetapi kini, saya benar-benar nyaris gila. Tiga minggu dengan insomnia akut yang menghantui malam-malam saya. Sedangkan di siang hari, saya hanya mampu termangu memandangi layar laptop saya tanpa mampu mengetikkan satupun kata, apalagi rangkaian kalimat.

Tiga minggu lamanya!

Kali ini, kunjungan Stuck membuat saya ketakutan setengah mati. Saya melayaninya siang dan malam, bagaikan budak melayani tuannya.

Aduh, kenapa Stuck memilih menginap di rumah hati saya begitu lama? Saya tak tahu.

Yang saya tahu, saya ingin sekali mengusirnya. Tetapi mulut saya yang biasanya mengoceh dengan riang dengan suara bak kaleng kini terkunci rapat. Saya tidak mampu bilang TIDAK kepada Stuck.

Tepatnya, saya tidak tahu harus bilang apa kepadanya!

Saya nyaris setengah gila melayaninya. membiarkannya tidur di ranjang saya, menggunakan peralatan makan saya, hingga pakaian dalam saya!

Saya benci melihat Stuck setiap kali saya berpapasan dengannya di rumah hati saya. Saya juga tidak bisa mengurung diri di kamar, karena Stuck memilih tidur bersama saya!

Seorang teman pernah menyarankan, cara mengusir Stuck adalah dengan membiarkannya tinggal sendirian di rumah hati saya. “Jadi, gue kudu pergi dari rumah gue dong?” Keluh saya.

“Ya, mau ga mau. Ntar lama-lama dia juga akan pergi sendiri kok. Kan ga ada lagi yang melayani dia,” kata teman saya.

Ternyata, salah satu kelemahan Stuck, ternyata adalah ia tidak bisa melayani dirinya sendiri. Itulah sebabnya ia senang hidup nomaden. Berpindah dari korban satu ke korban lain.

Sebulan berlalu sejak kedatangannya.

Saya sudah pergi seminggu dari rumah hati saya. Akhirnya saya memutuskan untuk bepergian sejenak. Istilah kerennya, travelling. Saya mengunjungi teman-teman saya. Berpindah dari satu teman ke teman lainnya. Sama seperti Stuck mengunjungi korban-korbannya. Hanya saja, saya tidak menginap lama-lama. Siapa tahu, salah satu teman saya malah mengira sayalah Stuck-nya. Serem juga dikira demikian.

Setiap malam saya lalui di tempat yang berbeda. Teman-teman saya menyambut gembira kedatangan saya. Bahkan ada yang saya inapi tanpa rencana. Melainkan atas undangan. “Sudah lama tak jumpa kamu. Nginep semalam aja, kan ga apa-apa. Kita ngobrol lagi sambil begadang kayak dulu,” alasan teman saya. Ya ampun, dia kira badan saya masih semudah dulu? Bertambah beberapa tahun saja sudah membuat tubuh saya terasa lebih lelah dan penat. Tua itu ada rasanya juga ternyata. Dulu kecil, saya ingin cepat dewasa. Supaya bisa punya uang sendiri, tidak perlu meminta orang tua. Setelah dewasa, saya agak menyesalkan keinginan saya dulu. Menjadi dewasa itu ternyata melelahkan.

Akhirnya, menginaplah saya di rumah teman saya itu. Benar saja, ia mengajak saya mengobrol hingga tengah malam. Lewat malah. Sampai mata sipit saya rasanya menjadi lebih sipit menahan kantuk. Sampai akhirnya, saya benar-benar tertidur saat ceritanya tengah klimaks. Saya tidak tahu apa dan bagaimana reaksinya ketika ia tahu saya tertidur ketika ia tengah semangat bercerita. Namanya juga ketiduran. Dan, malam itu, saya tidur tanpa mimpi. Tubuh dan pikiran saya sudah terlalu lelah untuk menyambut mimpi.

Paginya, giliran saya yang ditinggal tidur oleh teman saya. Ia lelah bercerita sendiri rupanya. Saya bahkan tidak ingat apa kisahnya semalam. Benak saya memikirkan Stuck. Apa ia tidak pernah tidur?

Ketika terbangun, teman saya ternyata tidak marah. Ia paham saya kelelahan. Katanya. Entah apa itu sesuai dgn kata benaknya. “Kamu menginap lagi saja semalam,” Ajaknya. Alamaakkk…. Satu malam lagi dengan begadang, dan cerita. Padahal saya sudah bermalam-malam tak tidur karena Stuck. Rasanya saya sudah siap tidur mengigau.

Saya menolak halus ajakan teman saya. Alasan saya, waktu libur saya sudah habis. Saya harus bekerja. Dan kantor saya jauh dari rumahnya. Dia terima alasan saya dengan pasrah, meski tak menyurutkan keinginannya untuk mengajak saya menginap di rumahnya lain waktu. Rupanya ia senang dengan kedatangan saya. Atau mungkin saya memang pendengar yang baik. Eits, saya tidak mau narsis soal yang satu ini. Toh saya menuliskan kata MUNGKIN, kan?

Malam-malam berikutnya, saya menginap lagi di tempat yang berbeda. Teman saya menyambut saya senang. Mudah-mudahan, memang benar-benar senang dengan kedatangan saya. Saya bersyukur, Stuck tidak bisa menghubungi handphone saya. Handphone saya terlalu canggih, menjadikannya kerap menolak telepon masuk secara otomatis kalau ada nomor yang tidak dikenal, atau bila saya sedang menikmati fitur-fiturnya.

Tidur saya lumayan nyenyak. Meski tanpa mimpi. Yang penting tidur. Walau hanya sejenak.

Sebelum tidur, saya sering memikirkan Stuck. Sedang apa dia sekarang. Dan, saya jatuh tertidur dengan memikirkan Stuck.

Saya tidak pernah bercerita tentang Stuck pada siapapun teman saya. Bisa-bisa mereka menyuruh saya kembali pulang karena rumah saya tinggal tanpa pengawasan. Hanya Stuck saja yang tinggal.
Hmmm… Sebenarnya bertamu, tapi lagaknya seperti tuan rumah.

Seminggu berlalu. Saya memutuskan kembali ke rumah. Peduli amat dengan Stuck. Yang penting saya sudah bisa tidur normal. Saya bisa mengistirahatkan tubuh saya dari ocehan dan ragam perintahnya. Lingkaran hitam dibawah mata saya mulai berkurang.

Stuck masih disana. Di rumah hati saya. Wajahnya bosan setengah mati. Berbanding dengan wajah saya yang mulai ceria. Saya bilang, saya pergi mengunjungi keluarga. (Boleh dibilang, dalam skala tertentu, teman-teman bisa dibilang sebagai keluarga, kan?)

Stuck tersenyum.
Saya bilang, kalau masih ingin menginap, silahkan. Tetapi saya masih harus pergi lagi. Ada banyak urusan.

Urusan dengan tidur, kata saya dalam hati.

Mendengar kalimat yang keluar dari mulut saya, senyum Stuck menghilang. Wajahnya tampak kesal. Ia bertanya, “Berapa lama?”
Dengan ketus, saya menjawab, “Mana saya tahu! Namanya juga urusan. Banyak yang tidak terduga.”

Saya meninggalkannya termangu. Bodo amat dengan sopan santun. Ini rumah hati saya!

Saya mandi, dan mencoba tidur. Berhasil! Penat mengajak saya untuk tidur.
Dan, saya tertidur dengan mimpi bahwa saya ada di rumah hati saya yang tenang – tanpa Stuck.

Keesokan paginya, saya terbangun dengan lega. Karena mimpi saya cukup menyenangkan. Mata saya menangkap langit-langit kamar. Kulit saya merasakan serat-serat seprai katun yang melapisi kasur saya. Dan hidung saya menciup bau apak kapuk dari guling busuk saya sejak kecil.

Tetapi lebih dari itu, saya terbangun dengan pening.
Entah mengapa saya tak tahu.
Masih terlalu pagi untuk menebak-nebak dan berpikir. Apalagi menebak-nebak pikiran.

Pagi itu, Stuck ternyata sudah tak ada. Saya baru menyadari ketidakhadirannya ketika saya selesai mandi. Ternyata ia meninggalkan sebuah surat di nakas samping ranjang saya. “Gue ga bisa tidur. Ranjang gue, lo pake. Lain kali gue nginep lagi, ya.”

Yeee… Enak aja, ranjang Elo. Ranjang gue, tau! Rutuk saya dalam hati. Rasain lo ga bisa tidur, lanjutan dari rutukan berikutnya.

Tapi, kalimat terakhir isi pesannya membuat saya cukup bergidik juga. Lain kali gue nginep lagi. Duh, sehari aja udah tersiksa, apalagi lain kali. Aduh, berarti masih ada insomnia lain kali lagi . Aih…

Tapi ya sudahlah, yang penting Stuck sudah pergi. Entah sampai kapan. Entah kapan ia kembali. “Kalau bisa yang lamaaaaaaa dan panjaaannngggg….”, gerutu saya dalam hati.

Kepergian Stuck membuat saya bisa melanjutkan sisa pagi itu dengan riang. Karena Stuck sudah pergi. Bertamu ke rumah hati yang lain, entah siapa. Meski sebuah sudut di hati kecil saya agak gemetar juga membayangkan bahwa suatu saat Stuck akan kembali. Entah kapan. Aduh, yang penting tidak hari ini. Apalagi besok dan lusa. Juga tidak pula hari-hari berikutnya. Ah, tapi saya tahu ia pasti akan kembali. Meski, waktunya tak teramalkan.

Catatan ini dibuat pada suatu malam di Jakarta (2009),
ditengah hiruk pikuk kemacetan ibukota yang takkan pernah hilang

Mood Foods

Can food be more than something that merely fills our stomatchs? Can it fullfill our physical and emotional needs as well? I share you some of these dietary choices that can help you fix your moods, as I do to myself (somehow).

My problem: fatigue
My doctor said: take iron
I asked why?
My doctor said that iron aids performance in memory tests. Research stated this is especially true for women, who lose iron during menstruation. A lack of it leads to an ability to concentrate, which hinders verbal learning and memory.

My problem: can’t relax
My doctor said: take more carbohydrates (I think I ate lots of carbohydrates, so why my doctor think that I’m less of it? Hmm, it’s not because I’m still thin, rite?!)
Then, I asked why?
Carbohydrates have been shown to increase serotonin levels, resulting in calmness and drownsiness. Beware though, too much and you’ll become lethargic!

My problem: can’t concentrate
My doctor said: take caffeine! Instead of coffee, you can get it from a cup of tea and even a chocolate.
I asked why?
Moderate levels of caffeine have been shown to increase performance, alertness and concentration

My problem: keep forgetting things
My doctor said: take vitamin B
I asked why?
My doctor said that taking more vitamin B6 (found in chicken, soybeans and bananas) aids in the production of chemicals that improve word finding and thinking abilities, and is believed to aid in blood flow to the brain. Uhm, but he not explain about age factor, hahaha….

My problem: feeling down
My doctor said: take chocolate
I asked why?
My doctor said that its not a myth, if its associated with hormone. Chocolate does bring on a good mood due to its levels of the brain chemical, named Phenylalanine. It is released when emotions are aroused. He added that chocolate also contains theobromine and caffeine, both of which have been shown to increase alertness.

Hope you can take note from my common problems above (and you probably feel it also). It is not usually work well to me (because I love to eat), but at least I’m try and somehow yes, its work very well ;)

Kotak dan Tas

Sekarang era gerakan hijau. Ya, itu sekarang. Tetapi tidak bagi mama saya.

Ketika iklan supermarket dan retail menyerukan penggunaan tas kain atau tas daur ulang, mama saya sudah melakukan cara tersebut hampir sepanjang hidupnya. Sejak kecil, setiap kali berbelanja ke pasar, mama selalu membawa kantong plastik dari rumah. Menjelang dewasa, kantong dari kain perca hasil jahitannya menjadi teman setianya ketika berbelanja kemanapun. “Simpel, lebih kuat, kalau kotor tinggal dicuci, kalau bolong tinggal dijahit lagi,” alasannya. Terpenting kata mama, “Kalau buatan sendiri, jadi tidak ada orang lain yang punya.”

Mama melakukan hal itu tanpa pernah memikirkan bahwa cara yang dilakukannya selama ini adalah bagian dari gerakan hijau. Yang mama pikirkan adalah, jari tangannya sakit kalau membawa kantong plastik yang berat.

Bukan hanya itu, mama juga lebih suka membawa kotak makanan sendiri ketika bersekolah ketimbang jajan. Dan kebiasaan ini diterapkannya pada saya dan adik saya, juga papa saya dan para pegawainya yang membawa bekal sendiri ke area konstruksi tempatnya bekerja.

Saya sendiri kala itu sebenarnya ingin menuruti hati untuk jajan ketimbang makan nasi goreng bekal makan siang saya. Tetapi karena keterbatasan uang saku, dan saya juga lebih tergiur untuk membeli buku Lima Sekawan favorit saya setiap bulan ketimbang jajan bakso.

Untunglah, ketika SMA, saya mulai menyadari bahwa hal yang dilakukan mama adalah untuk menjaga kesehatan anak-anaknya ketimbang faktor uang saku. Mama sangat kuatir ketika banyak membaca majalah mengenai penggunaan pengawet dan pewarna makanan terutama dalam jajanan sekolah. Mama sadar, keterbatasan waktunya mengawasi anak-anaknya ketika berada di sekolah, sementara mama harus bekerja, dapat sedikit terbantu dengan menyiapkan bekal makan siang dan membatasi uang saku. Tetapi ketika akhir pekan tiba, saya dan adik boleh makan apa saja sepuasnya, tentu saja buatan rumah atau restoran yang sudah menjadi langganan keluarga. Dan sebenarnya, mama juga menyimpan sebagian jatah uang saku saya dan adik untuk digunakan membelanjakan buku bacaan favorit setiap akhir bulan.

Selain menggunakan tas kain ketika berbelanja, ketika sudah berkeluarga, mama mulai menggunakan kotak plastik juga untuk menyimpan bahan makanan mentah yang dibelinya di pasar. Ketika pedagang ayam di pasar hendak membungkus ayam dengan plastik, mama malah menyodorkan kotak makanannya. Alasan mama, ia lebih menyukai susunan kotak di dapur ketimbang gundukan plastik beraneka bau, sementara kalau ayam disimpan dalam kotak, baunya bisa hilang setelah dicuci. Mama sendiri tidak peduli dengan cemoohan ibu-ibu lain yang menganggap membawa kotak ke pasar lebih ribet ketimbang pergi dengan dompet saja. Mama juga tidak peduli dengan pandangan heran penjual daging, tahu, tempe, ataupun ikan ketika menyodorkan kotaknya sebagai ganti pembungkus plastik. Sampai akhirnya, para penjual tersebut terbiasa dengan kebiasaan mama dan tak lagi menggunakan plastik ketika mama berbelanja. Dan, mama menjalani cara tersebut selama 30 tahun terakhir hingga saat ini.

Ketika berkunjung ke Cina dua tahun lalu, mama tertolong oleh kebiasaannya membawa tas kain kemana-mana. Cina, yang kala itu sudah setahun menerapkan pelarangan penggunaan kantong plastik belanja, sempat membuat turis dari Indonesia kelimpungan ketika berbelanja lantaran harus membayar biaya tambahan apabila hendak menggunakan kantong plastik. Sementara mama, dengan santainya menyodorkan tas kain lipat kreasinya pada kasir untuk menampung belanjaan. Teman-teman seperjalanan mama tak ayal pun menitipkan belanjaan mereka ketimbang membayar lebih untuk selembar kantong plastik. Mama setengah bangga, juga setengah mengerang. Bangga karena kantong kainnya itu berguna di negeri orang, tetapi juga mengerang karena belanjaannya bertambah berat akibat titipan-titipan lainnya. Ketika saya tanya, memangnya tidak ada yang gantian membawanya? Kata mama, nggak. Belanjaannya karena jadi banyak dan berat akhirnya dibawakan bapak tur guidenya, hehehe…. Olala, mama.

Saking banyaknya memiliki kotak plastik di rumah, salah satu agenda mama ketika menerima pembantu baru adalah menjelaskan bahwa kotak untuk bahan makanan berbeda dengan kotak bekal makanan. Mama juga sering mengerang ketika pembantu di rumah kembali dari pasar dan membawa berkantong-kantong plastik belanjaan. Akhirnya mama harus meluangkan waktu hampir sebulan setiap pagi untuk menemani pembantu berbelanja dengan menggunakan kotak plastik dan tas kain di pasar.

Mama, ditengah gencarnya kampanye penggunaan tas kain dan beragam model tas kain, tetap memilih menggunakan tas kain jahitannya sendiri. Ketika model tas kain model besar dan dapat dilipat menjadi tren, mama memilih mencontoh modelnya dan menjahit dengan kain pilihannya sendiri. Saya sendiri lebih memilih cara membeli tas kain ketimbang repot menjahit. Tetapi alasan mama tetap sama seperti dulu, “Kalau membuat sendiri, nggak ada orang lain yang mengembarinya.”

Saya sendiri karena jarang berbelanja bahan makanan mentah, apalagi memasak, maka hanya memiliki satu set kotak makanan saja di kamar kos. Mama yang menyadari bahwa saya tidak akan sempat berbelanja, apalagi memasak di tengah kesibukan kuliah dan bekerja, tidak rewel soal kotak bekal lagi. Pesannya tetap sama, “Asal tidak jajan sembarangan, dan tidak makan makanan berpewarna.”

Namun, mama kelimpungan juga ketika mengunjungi saya di ibukota dan mendapati saya tidak punya kotak plastik untuk belanja bahan makanan mentah, dan nyaris tidak sempat memasak dan membawa bekal makanan meski ada dapur di rumah tempat kos saya. Sebelum mama pulang ke Surabaya, mama membelikan satu set kotak plastik untuk membeli bahan makanan mentah. Ketika saya berkilah, kapan waktu untuk belanja dan memasaknya, mama membalas, setidaknya mama tidak ribet kalau hendak berbelanja di jakarta. Dan, saya hanya bisa menyengir karena kalah debat.

How Long Can You Go?

Suka perhatikan iklan-iklan soal “disfungsi seksual”? Bagi para pria yang malu-malu tapi tertarik, ini salah satu faktanya: sulit ereksi belum tentu berarti Anda mengalami impotensi.

Pria seringkali merasa ’down’ ketika mengalami gangguan ereksi. Padahal, hal ini bukanlah harga mati bahwa gangguan tersebut akan terjadi secara permanen. Jangan terlalu cepat membayangkan impotensi, bisa jadi Anda hanya mengalami gangguan seksual seperti yang banyak dialami banyak orang.

Seperti dikatakan dr. Johnny Felix Gosyanto dari On Clinic Indonesia, terdapat perbedaan antara impotensi dan disfungsi seksual. Impotensi terjadi karena gangguan mekanik pada penis. Ini termasuk faktor organik seperti penyakit diabetes, hipertensi, jantung, dan lain-lain. Sedangkan disfungsi seksual terkait dengan masalah hasrat. Ini berarti Anda hanya membutuhkan rangsangan yang tepat untuk membuat penis bereaksi.

Sementara menurut dr. Wimpie Pangkahila dari Pusat Studi Andrologi dan Seksologi fakultas Kedokteran Universitas Udayana – Bali, ereksi merupakan reaksi yang penting untuk mencapai pengalaman seksual yang baik. Reaksi ini juga menunjukkan kesesuaian maupun ketidaksesuaian antara kebutuhan dan aspirasi seksual.

Kualitas ereksi sendiri banyak dipengaruhi oleh kepuasan seksual baik secara perorangan maupun berpasangan. Ini dikarenakan orgasme melibatkan sensasi erotik yang menyenangkan yang dipadukan dengan emosi.

Hasilnya dapat terlihat dalam lima “reaksi penis” yang mungkin bisa membuat Anda tertawa. Pertama, adalah ketika penis tidak bereaksi sama sekali atau sering disebut impotensi. Kedua, penis membesar namun tidak keras (tipe terong). Ketiga, penis mengeras tetapi tidak cukup untuk penetrasi (tipe timun). Keempat, penis mengeras dan cukup untuk penetrasi tetapi durasinya tidak lama (tipe wortel), dan yang terakhir adalah penis yang keras dan menegang secara sempurna dan maksimal (tipe pisang).

Kondisi yang pertama disebut impotensi. Tipe terong, timun, dan wortel dikategorikan sebagai disfungsi ereksi berat, sedang, dan ringan. Sedangkan tipe pisang berarti penis tidak mengalami gangguan seksual.

Normalnya, penis dapat berereksi minimal 30 menit hingga lebih dari 2 jam. Bila kurang dari itu, bisa jadi Anda mengalami disfungsi seksual yang berat-ringannya masih harus dicari terlebih dahulu penyebabnya melalui konsultasi dan tes (lihat boks Erection Self-test). Bila lebih dari 2 jam? Anda boleh berbangga, sebab bila penis menegang secara normal (tanpa alat bantu obat kuat), berarti sistem saraf dan mekanik pada penis berfungsi dengan sempurna.

Gaya hidup merokok dan mengonsumsi alkohol kerap dituduh menjadi penyebab impotensi dan disfungsi ereksi. Ini tidak sepenuhnya benar (setidaknya untuk jangka pendek)! Sekalipun mengonsumsi alkohol ataupun merokok, alat vital Anda mungkin saja masih tetap mampu berfungsi secara normal dan maksimal. Namun kondisi ini diperkirakan tidak akan berlangsung dengan baik di jangka panjang.

Seberapa sering penis berereksi secara normal dalam sehari? Menurut dr. Johnny, hal ini bukanlah ukuran. ”Kuantitas bukanlah ukuran paten bahwa penis bereaksi secara normal. Yang terpenting adalah kualitas ereksinya,” katanya.

Your Erection Selection>>

Terong
 Penis membesar tetapi tidak mengeras
 Membutuhkan rangsangan seksual yang panjang dan lama agar penis dapat berereksi
 Ereksi penis tidak dapat bertahan lama.

Timun
 Penis mengeras, tetapi tidak cukup untuk penetrasi
 Penis bereaksi hanya terhadap rangsangan seksual tertentu
 Durasi ereksi penis hanya beberapa menit saja

Wortel
 Penis berereksi cukup keras untuk penetrasi
 Penis cukup cepat bereaksi terhadap rangsangan seksual
 Durasi ereksi penis tidak terlalu lama

Pisang
 Frekuensi ereksi cukup keras untuk penetrasi
 Penis cepat bereaksi terhadap rangsangan seksual
 Mampu mempertahankan ereksi yang keras hingga selesai berhubungan intim
 Penis mampu berereksi lagi dengan cepat setelah mencapai orgasme

Erection Self-test

Salah satu cara yang digunakan untuk mengukur ketegangan penis adalah dengan Nocturnal Penile Tumescence (NPT) Stamp Test. Tes ini akan mendeteksi kemampuan dan ketidakmampuan penis untuk berereksi.

Sebuah cincin berbahan lateks akan dipasangkan pada penis ketika Anda menjelang tidur. Ketika penis mengalami ’night erection’ atau ’morning erection’, hal itu akan terlihat pada cincin tersebut. Normalnya, pria juga akan mengalami ereksi ketika sedang tidur, – meski hal itu seringkali tidak disadari.

Agar hasilnya maksimal, tes perlu dilakukan minimal selama tiga malam berturut-turut. Dan selama dua hari sebelum tes, tidak dianjurkan untuk mengonsumsi alkohol, ataupun obat-obatan seduktif (misalnya, viagra).

Penanda ereksi tersebut akan terlihat melalui tanda pada cincin tersebut. Jika tanda tersebut patah, berarti gangguan ereksi disebabkan oleh masalah psikologis. Bila penanda tersebut tidak patah, – bahkan hingga tiga malam berturut-turut,- berarti gangguan ereksi disebabkan oleh kondisi fisik atau pengaruh obat-obatan (seperti impotensi, disfungsi seksual, dan lain-lain).

Meski demikian, hasil tes ini tidak dapat menyebutkan kualitas, durasi, dan berapa kali penis bereksi sepanjang malam. Hal ini tetap perlu dikonsultasikan dengan seksolog. [liz]

Asian Tips Types

Orang Korea punya cara yang berbeda dengan orang Bali dalam menghindari tingkat stres. Bagaimana cara orang Asia agar dapat hidup sehat sesuai dengan budaya mereka?

Bali – Indonesia

Dalam peta bumi, luas pulau Bali nyaris sebesar biji kacang hijau. But the stressed out should learn from Balinese. Berdasarkan survei, Bali adalah rumah bagi banyak orang yang mencari ketenangan di dunia. Mereka mengikis stres dengan menghabiskan 76 jam seminggu bersama keluarga mereka – yang berarti 40 jam lebih dari rata-rata yang dihabiskan penduduk dunia. Masalahnya, sebagian besar penghuni pulau tersebut kini adalah orang asing yang memilih berdiam disana.

Tip :
Kurangi tingkat stres dan tingkatkan imunitas tubuh dengan menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga dan teman. Salah satu strategi untuk memperkuat hubungan adalah dengan duduk makan malam bersama setidaknya dua kali dalam seminggu. Saat-saat ’sakral’ dapat menjadi ritual keluarga yang menyenangkan, – brainstorming tentang banyak hal dan menyadari bahwa mereka tidaklah sendirian di dunia.

Taiwan
Selain sebagai salah satu penyuplai model cantik dan tampan di kawasan Asia, negara ini juga tercatat memiliki tingkat perceraian terendah di dunia. Para ahli percaya bahwa kebahagiaan di dalam rumah memiliki efek pada kesehatan mental. Itulah penjelasan mengapa hanya 2% dari populasi yang mengalami masalah depresi.

Tip :
Perkuat hubungan dan bangun memori Anda dengan mengingat kapan dan mengapa Anda jatuh cinta, – serta jangan ragu-ragu untuk menunjukkannya. Love is a verb. Jadi, jangan simpan itu dalam hati (dan biarkan pasangan Anda menebaknya). Tunjukkan perasaan Anda melalui cara-cara sederhana seperti menyelipkan catatan kecil di saku celananya atau meneleponnya untuk memberi tahu bahwa Anda memikirkannya.

India
Menurut WHO, penduduk manula di India memiliki tingkat alzhaimer (semacam gangguan fungsi syaraf) terendah di dunia. Rahasianya, terletak pada curcumin, serta turmeric dan saffron. Keduanya merupakan komponen utama Kari, – makanan khas India yang berempah kuat. Turmeric dan Saffron memiliki antioksidan yang dipercaya dapat mencegah tumor dan kanker.

Tip
Coba tambahkan ½ sendok teh turmeric yang ditaburkan dalam nasi hangat, dan gunakan saffron dalam saus kari.

Jepang
Orang yang hidup di Jepang dapat berharap untuk memiliki umur yang lebih panjang ketimbang penduduk lain di dunia. Sokongan tertinggi atas kesehatan mereka diperoleh melalui konsumsi kedelai yang dianggap sebagai perisai dari penyakit jantung dan kanker. Kebiasaan sehat lainnya adalah dengan tidak menggunakan sterofoam sebagai wadah makanan.

Tip
Gunakan susu kedelai untuk teh atau kopi, dan tofu sebagai camilan. Jangan lewatkan sup miso sebagai makanan pembuka.

Korea
Bila Korea tidak melangsungkan perang dinginnya, diperkirakan penduduk negara ini memiliki jumlah kasus penyakit jantung terendah di dunia. Ini mungkin dikarenakan pria dan wanita Korea gemar menikmati sauna yang baik untuk memperlancar sirkulasi darah.

Tip
Rata-rata gym dan health club di negara ginseng ini memiliki sauna. Batasi waktu Anda di dalam sauna dari 10-15 menit, setelah Anda merasa hangat, dinginkan sejenak dengan mandi air dingin di bawah pancuran shower atau berenang. Setelah temperatur tubuh menurun, Anda dapat kembali menikmati hangatnya sauna. Ulangi hot-cold cycle ini dua-tiga kali. Minumlah banyak air sebelum dan sesudah berendam untuk menghindari dehidrasi.

Cina
Masalah kesehatan utama di Cina umumnya disebabkan oleh faktor makanan dan lingkungan. Misalnya saja, beberapa waktu lalu pemerintah Cina melarang setiap rumah memelihara lebih dari satu ekor anjing. Ini dikarenakan sepanjang tahun 2004, penyakit rabies yang ditularkan pada manusia oleh anjing meningkat hingga lebih dari 20%.

Tip
Medicinal diet merupakan komponen penting dalam seni masakan Cina. Unsurnya mencakup rasa asin, asam, manis, pahit, dan pedas, yang berpengaruh terhadap kesehatan dan panjang umur. Bahkan, para Chinese culinary masters menemukan metode dietotherapy melalui makanan. Kelima rasa ini menyatu dalam sejumlah masakan seperti Chicken Egg in Lilly Soup, Shrimp Slices with Pearl Powder, Tianfu-style Carp, Braised Duck Seasoned with Soysauce and Dried Tangerine Peel, serta Steamed Bun with Minced Meat and Tuckahoe Stuffing. (liz)

Up Close and Personal with Jaymee Ong

Namanya mungkin masih terdengar asing, tetapi bila melihat wajahnya Anda mungkin tak menyangka ia sudah muncul di berbagai media, iklan, dan acara. JaymeeOng, si gadis seribu wajah.

Sebuah e-mail masuk ke inbox saya. Isinya, profil seorang gadis cantik bernama Jaymee Ong. Saya menatapnya lama. Rasanya wajah itu tak asing. Ah, ternyata ia si pemandu acara The Contender Asia yang sedang digemari di berbagai negara.

The Contender Asia adalah versi Asia yang unik dari program yang pernah mendapatkan dua nominasi Emmy Award, The Contender, yang telah memukau penonton AXN saat pertama kali hadir di layar kaca pada tahun 2005. Versi Amerikanya digagas oleh raja reality show, Mark Burnett. Di Asia, program ini dirancang oleh Riaz Mehta, yang banyak memproduseri beragam reality show ternama di Singapura.

Keunikan program seri Asia ini adalah seni beladiri Muay Thai-nya; dikenal juga dengan nama ”Seni Delapan Anggota Tubuh”, olahraga ini melibatkan penggunaan tangan, siku, lutut, dan kaki, untuk memukul KO lawan. Para ’petarung’nya disebut dengan The Contender. Dan selama satu musim pertandingan, bukan hanya  para Contendernya saja yang memikat hati para penonton, tetapi juga sang presenter, si Stephan Fox dan Jaymee Ong.

Dalam rangka promo tur memasuki musim kedua program ini, saya menjadi satu-satunya jurnalis dari Indonesia yang pertama kali mendapat kesempatan untuk berbincang dengan sang presenter cantik (dan seksi) ini di Singapura. Wajahnya yang menyiratkan perpaduan Asia dengan sentuhan Barat tak hanya memancarkan keanggunan yang berkelas. Dalam perjumpaan pertama ini, Jaymee dengan ramah menyambut kedatangan saya.

Bagaimana ceritanya Anda bisa bergabung dengan The Contender Asia?
Sebenarnya saya adalah salah satu penggemar acara The Contender (versi Amerika). Saya telah menjadi host untuk banyak acara, dan salah satu impian saya adalah berada dalam The Contender. Lalu, saya mendengar bahwa The Contender ini akan dibuat dalam versi Asia. Sempat saya berharap dipilih untuk menjadi presenternya. Ternyata impian itu menjadi kenyataan. Saya benar-benar senang bisa terlibat disini.

Apa yang membuatmu senang bisa terlibat dalam The Contender Asia?
Ini program yang menarik, perpaduan antara Asia dan Barat dengan porsi yang wajar dan cara yang alami. Tim kerjanya juga kompak dan menyenangkan.

Bagaimana reaksi keluarga ketika tahu dirimu menjadi host The Contender Asia?
Mereka sangat senang sekali, terutama karena keluarga saya juga menggemari acara ini. Bahkan ibu saya nyaris tak pernah melewatkan untuk menonton pertandingan langsung ini depan ring.

Di sela-sela perbincangan, manajer Jaymee menceritakan dalam pertandingan final The Contender Asia, ibu Jaymee terlihat sangat bersemangat menyoraki para Contender. Jaymee kemudian menceritakan bagaimana hebohnya keluarga dan teman-temannya menonton acara tersebut.

Ini bukan hanya karena Anda yang menjadi host-nya kan?
Tentu saja bukan, hahaha… keluarga saya selalu memberi semangat pada saya dalam berkarir. Tetapi The Contender Asia memang benar-benar program yang bagus. Many people think that it’s just a game. Namun sewaktu mulai terlibat, saya lebih menyadari bahwa acara ini bukan hanya sekadar olah fisik, tetapi juga mental dan emosional.

Anda sendiri pernah menonton The Contender Asia di televisi?
Ya, kadang-kadang saya menonton acara itu di televisi juga. Rasanya aneh menonton diri sendiri di televisi. Tetapi mungkin karena saya terbiasa berada di lapangan bersama mereka, rasanya lebih seru berada di depan ring, hehehe…

Pengalaman menarik apa yang Anda alami selama proses The Contender Asia musim pertama berlangsung?
Ada banyak sekali. Saya mengalami saat-saat menyenangkan bersama para peserta. Mengetahui bahwa mereka memiliki sisi emosional yang sensitif dibalik fisik mereka, dan terutama perjalanan

Siapa Contender favoritmu?
Hahaha… Mereka semua favorit saya. Yod (Yodsenklai, red) itu sangat manis, Zach berpembawaan tenang namun ceria. Demikian juga dengan Contender lainnya. Kalau ada sifat yang tidak disukai, pasti ada juga kelebihannya yang membuat dia bisa disukai. Saya melihat sisi yang baik itu saja.

Apakah Anda bisa Muay Thai juga?
Ya, saya juga berlatih muay thai, tetapi bukan untuk bertarung seperti yang mereka (the contenders) lakukan. Tidak mungkin saya melakukannnya, hahahaha….. Saya berlatih hanya untuk kebugaran saja. Saya senang berolahraga, dan senang melakukan hal-hal baru yang menantang.

Apa yang menarik dari Muay thai ?
Ini bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga seni bela diri yang bagus untuk membentuk otot tubuh dan melatih pernapasan.

Seberapa sering Anda berlatih Muay thai?
Biasanya seminggu atau dua minggu sekali.

Pernah berlatih bersama para Contender juga?
Ya, tentu. Kadang kami berlatih beramai-ramai. Mereka banyak mengajarkan saya trik-trik baru, hahaha…

Memangnya ada trik dalam Muay thai?
Saya rasa setiap olahraga itu ada triknya. Di muay thai, saya belajar lebih banyak bagaimana mempertahankan stabilitas pernapasan, membaca gerakan lawan, atau jangan terpengaruh dengan emosi lawan. Kalau dipergunakan dengan baik, itu akan membantu memaksimalkan manfaat setiap gerakannya. Lagipula, saya kan hanya latihan saja, kok.

Selain muay thai, olahraga apa yang Anda sukai?
Saya suka banyak jenis olahraga. Mulai dari berenang, voli, rollerblade, hingga ski. Saya juga suka yoga dan dansa, mulai dari cha-cha, rumba, jive, salsa, mambo, sampai waltz. Saya pedansa yang cukup baik, hahaha…

Mengingat kesibukan Anda yang padat, menjelajah banyak wilayah dan negara, apa yang apa yang Anda lakukan di waktu senggang?
Makan dan berlatih yoga. Keduanya membantu menjaga agar pikiran saya tetap tenang.

Makan? Tidak takut gemuk?
Ya, saya bersyukur, tipikal tubuh saya tidak rewel dan harus dijaga mati-matian supaya tidak gemuk. Saya menyeimbangkan apa yang saya makan dengan olahraga, terutama yoga untuk saat ini.

Orang-orang mengatakan Anda seksi. Menurut Anda, bagian apakah yang seksi dari diri Anda?
Senyum saya, hahaha….. Hmmm, ditambah mata saya. Menurut saya, senyum dan mata adalah bagian yang tidak terpisahkan. Senyum dapat menenangkan hati yang sedang tidak tenang, dan mata tidak dapat menyimpan kebohongan.

Selama berkarir, pernahkah datang ke Indonesia?
I Love Bali! Saya menyukai dan mencintai bali. Bali selalu menjadi tujuan pertama saya saat berlibur. Tempat yang menentramkan. Kamu punya negara yang indah, lho, terutama Bali. Hmm, saya juga pernah beberapa kali datang ke jakarta, tetapi hanya untuk urusan pekerjaan.

Bagaimana pendapatmu mengenai pria-pria Indonesia?
Pria Indonesia itu ramah, tetapi saya rasa bukan hanya prianya, kok. Wanitanya juga ramah-ramah.

Kalau Anda sendiri, lebih memilih pria Asia atau pria Barat?
Buat saya sama saja. saya menyukai dan menghormati kedua tipe itu. Saya mengagumi pria Asia dengan budaya-budayanya, sedangkan pria Barat dengan keterbukaan pola pikirnya.

Pernah punya fantasi ’nakal’ mengenai pria?
Hahahaha….Kalaupun punya, tentu saja saya tidak akna menceritakannya pada siapapun.

Jika Anda mendapat kesempatan untuk menjadi seorang pria dalam sehari, Anda ingin menjadi siapa dan apa yang ingin dilakukan?
Siapa ya?  Mungkin George Bush. Saya ingin tahu apa yang ada di pikirannya ketika mencetuskan perang, dan jika saya bisa menjadi dirinya dalam sehari, saya mungkin akan menarik pernyataannya mengenai perang Irak.

Anda sudah menunjukkan bakat di dunia modelling, berakting, juga sebagai presenter. Tidak ingin mencoba menjadi penyanyi?
Tidak! saya suka menyanyi tetapi saya tidak pernah berpikir untuk menjadi penyanyi karena saya tahu batas kemampuan saya di bidang ini. Nyanyian saya cukup hanya di kamar mandi dan di ruang karaoke saja, hehehe….

Apa rencana yang hendak Anda wujudkan dalam waktu dekat ini?
Meluncurkan DVD yoga baru. Saya sudah berlatih yoga selama lebih dari 10 tahun, dan saya baru saja mendapatkan sertifikat yoga instructor.  Selain itu, saya juga bersiap untuk program The Contender Asia musim kedua.

Photographs by : Lawrence Ripsher Photography

Warsaw: The Cool Post-Communism City

Poland is Rusia’s neighbour. Ironically, this country is not found in the East European Tourism map. While Poland is actually rich in mixture old East European culture of the past and the present modern culture. Especially the capital city of Poland, Warsaw.

My trip to Warsaw was in mid-Spring. Thanks to the Indonesian-Australian friendship scholarship. Though I often had the sudden Spring shower, most of my stay in Poland was sunny. If there is a suden shower, it would not last more than 3 hours. What was more fascinating then there was no flood. Once the shower stopped, the sun would shine brightly. Hmmmm that’s wonderful…..

Poland especially ,Warsaw is considered as one of the Holy cities in Eastern Europe. It is like Bali for Indonesia. Like in Bali in every complex of the housings, there is a special corner for prayer. There is a Crucifix or a Mother Mary statue where people often decorated with flowers. Marzena, my classmate in Warsaw, told us that having those special corners for prayer existed a long time ago.. Even during the communist rime

First Impression

Poland was independent from the Soviet Union on the 4th of June 1989. It seems that it is not that easy for Poland to get rid of the old system. When I descended from the KLM stairs the flight I was on I could still feel the communist atmosphere when I first arrived at Frederic Chopin airport in Warsaw, especially the building and the hangar of the airport it self.

Poland was cold during mid-Spring. It was 10 Celcius. After 22 hours of flight, I easily felt impatient when I had to wait for a long line to declare at the immigration office. Each passenger could be interrogated for at least about half and an hour. Fortunately, I was only interrogated for about 15 minutes. Some passngers could be cross examined for nearly 2 hours. The reason was simple, their documents were not comprehensive.

At that time it dawn on me, that the Polish were too long under the communist rulers that they do not kinow what really independence meant.. They became doctrinaire or was it typically East European folks? Mr. Hazairin Pohan, our Ambassador for Poland at that time, who visited me in Warsaw the second day, gave me a satisfactory answer. The Polish are as kind hearted as the Indonesians, perhaps they are even more compassionate than our people. They might look ruthless. Once you know them, then you’ll think differently. During my few days of roaming in Warsaw, I learned a lot of the Polish. (These people are reluictant to speak English, or let’s say they cannot speak the language )

The first place I visited was Nowy Swiat an arena of hang outs and pedestrians which were very popular in Warsaw. Especially during Spring time. In the late afternoon after oiffice hour. Most people preferred to stroll in the pedestrian precinct after office hours. These people did not mind walking several kilometers home. They enjoy the atmosphere of the evening

There were a row of local kiosks of all kinds, the seller displayed all the branded local products, started from the garments to antics. In the corner of the streets, there were carts of all kinds. These street vendors did not sell their goods in fron of the kiosks. They sold all kinds of flowers and accessories of stones. It was interesting to see that the street vendors in Poland sold their goods in the places given to them. They had the agreement from the Government and paid for the contract. That’s why they could only sell their goods during the Spring and Summer time. It was also because there were many consumers visited their carts

Run With Fun

After I had enough buying books from Empik, one of the greatest bookstore in Poland, I went to Pewex, a network shopping during the communist time. The place was a little afar from the noise. It was behind a local Bank in Nowy Swait. But the Polish love his shop dearly during the communist time

At that time all the TV show stopped up at ten PM and all the imprted goods were not allowed to be sold in the country except tooth brush Pewex was prepared to sell imported goods with the imprted price. Pewex sold from jeans, Lego blocks, alcoholic drinks ,chocolate M&M to Coca Cola. After all those luxurious goods were easily be gotten. Pewex was still loved and admired by the people. Those who were customers in Pewex were all kinds of people. Old people, teenagers, soldiers as well as tourists, they mixed together and enjoy thge merchandise they had just bought

My favourite place was Egoist in Ul.Galezynsiesko, a cozy place, a good place to stop by your night out. Don’t miss the delicious dry Jacuzzi in Paprotka., one of the well known clubs in Warsaw

Gourmand People

It seems that it is not enough, if we do not attebd and be appreciative for its local cuisine. I was taken aback when I got the answer from most Polish men that they did not eat or dine outside home for Polish food. They said then to me :” We don’t eat our food side home” Polish civilization turn out to be very conservative. Very much like the Javanese cuklture. For the Javanese Foodie sryle the Javanese do it at home, or among friends and relatives. The Polish immigrants to America has their Foodie culture and lives among the Polish Immigrants.

Warsaw is one of the many countries that is rich in cuisines. From Asian, Greece and Bulgaria cooking. I went to Decoteria cafe in ul.Zabkowska, a restaiurant that served, Polish traditional cuisine, they served soup (as an opening ) to dessert. But for me personally, as an Asian I preferred Tandoor Palace where they served Indian cuisine

I heard that there was an Indonesian restaurant called Galleria Bali, it was a pity I could not find that restaurant. Marzena realized my homesickness, she and her husband Sebastian took me to China Town in Lotnikow. How did the cooking taste ? Well, it is not too greasy, not too spicy, it is just all right

For local pastry Zloty Trasy is the best and fast place to get. It is near Warsaw Main Station, the price is also reasonable. It cost between 1 and 2 Zloty (1Zl = Rp 4,000,-). The Spring Strawberry Pastry is very delicious, it is as big as Chinese Mandarin Orange and it costs about 1 Zl for 5 pieces pastries. Strawberry can be taken from the garden beginning Spring. Hmmmm….yummy

Among transportation, I preferred to fo by bus or commuter. The transportation system in Warsaw was quite good. The busses were clean and orderly. Tickets were easy to buy, via the driver or at the Centrum. Taxi fare in Warsaw was nearly like Jakarta, but still cheaper compared to other taxi fares in Europe

Streets in Warsaw are not complicated. They are orderly and systematically and not as problematically as Jakarta. The sidewalks are for the pedestrians to stroll. For me personally it was joyful to have such an activity, where the street vendors disturbed you. From Nowy Swiat I strolled leisurely in the historical complex Old Town

Old Town itself was a complex of buildings constituted of different kinds of buildings from the communist era. The classical Royal Castile, the Barbak berricade till it reached Marien Mariensziat, known as town without a city. The last stop was a small building built in 1948, and activist who used the place for gathering against communism. The people often watched propaganda movie of Pablo Picasso.

Picasso once came to visit and he drew something on the wall to show his sympathy for the activists. Since that time on any modern art is labelled Picaso. During the communist time any form of caricature was considered as a clever sritic. A number of places were especially built to be made museums for modern arts. There is a Museum od Caricature Art Forum Gallery. The Ethnographic Museum, Center of Contemporary Art, Graphic and Poster Gallery, till the private Museum of a cartoonist well known as AndreiMeczko

Warsaw is made modern by the Josef Stalin Palace of Cultural and Science that is in mid city of Warsaw. It was built by the Russians for the Polish. Then the building was very much hated by the Polish, because it was as symbol of communism. At present it is a symbol of two equalnations. In the building there is a movie theatre, Two museums, two theaters and a Concert Hall, The Sala kongresowa. Because of its modern architecture, the building is called The Warsaw Manhattan. The French actor, Gerard Ohillippe, called the building a small fish, but stylish communist architecture that has made Warsaw modern, and gave th city a unique look.

The communism in Poland at present made more fashionable statement than the viable one. Warsaw is now building themselves, still they have to learn from the past in order to happiness and serenity. For Warsaw, tha past but as if it is still the present

Posted with WordPress for BlackBerry.

Your Blood, Your Diet

Darah tidak hanya membawa dan menyalurkan makanan ke otak serta seluruh tubuh. Darah juga memerlukan makanan yang tepat agar dapat bekerja lebih baik lagi.

Jenis darah yang berbeda mempengaruhi pengeluaran zat-zat tubuh ke pencernaan. Pola diet di bawah ini tidak perlu terlalu kaku/ketat atau harus diikuti 100%. Dengan diikuti 75%-80% saja sebenarnya sudah cukup untuk memenuhi gizi darah. Pemilik satu golongan darah tetap bisa makan makanan dari diet golongan darah lain, hanya saja tidak akan memiliki manfaat yang lebih tinggi ketimbang mengkonsumsi makanan yang dianjurkan sesuai golongan darahnya. Selain itu, pola makan juga didasarkan pada makanan yang baik, alami, segar, dan berkualitas.
Golongan Darah A

Risiko Penyakit: Kanker, serangan jantung, anemia, dan diabetes tipe I.
Profil Diet: vegetarian fengan makanan seperti sayuran, tahu, seafood, kacang-kacangan, buah, dan serealia.
Makanan yang dihindari: daging, produk susu, kacang merah, dan buncis berbiji besar.
Makanan yang dianjurkan: minyak sayur, kedelai, sayuran, dan nanas.
Olahraga: yoga dan tai chi.
Golongan Darah B

Risiko penyakit: Diabetes tipe I, kelelahan kronis, lupus, dan sklerosisi ganda.
Profil diet: termasuk golongan omnivora yang seimbang, daging (selain ayam), produk susu, serealia, kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.
Makanan yang dihindari: jagung, kacang, gandung, kacang tanah, soba, dan wijen.
Makanan yang dianjurkan: sayuran hijau, telur, hati, teh, dan kayu manis.
Olahraga: hiking, renang, bersepeda, dan tenis.
Golongan Darah AB

Risiko penyakit: jantung, kanker, dan anemia.
Profil diet: Diet campuran dengan asupan seperti daging, seafood, produk susu, tahu, polong-polongan, serealia, sayuran, dan buah.
Makanan yang dihindari: daging merah, kacang merah, buncis berbiji besar, jagung, dan soba.
Makanan yang dianjurkan: tahu, seafood, produk susu, sayuran hijau, dan rumput laut.
Olahraga: latihan gerak yang membutuhkan ketenangan seperti yoga, tai chi dan kombinasi latihan lain seperti hiking, tenis, dan bersepeda.
Golongan Darah O

Risiko penyakit: penggumpalan darah secara tidak teratur, radang arthritis, produksi tiroid rendah, berbagai alergi, dan luka nanah/borok.
Profil Diet: perbanyak asupan makanan berprotein tinggi seperti daging, ikan, sayur buah, polong-polonga, dan biji-bijian.
Makanan yang dihindari: serealia, jagung, kacang-kacangan, kubis, kol, kecambah, mustard, sayuran hijau, kembang kol, dan kacang merah.
Makanan yang dianjurkan: seafood, rumput laut, garam, daging merah, brokoli, bayam, kangkung, dan hati.
Olahraga: aerobik, beladiri, dan joging.

Copyright © Elizabeth Fang
Ultimate Magazine, July-September 2006 print edition
Published by Media Satu Group

Posted with WordPress for BlackBerry.

Organised Organic

Sehat bukan hanya dimotori oleh makanan dan olahraga. Di era post-modern, sehat juga berasal dari pakaian, peralatan rumah tangga, mainan anak Anda, hingga perbankan!

Apa yang ada di pikiran Anda ketika mendengar kata ‘organik’? Seringkali kata ini dikaitkan dengan makanan. Gaya hidup sehat dengan cara alami kini sedang menjadi sorotan. Dunia sedang dilanda demam organik; mulai dari konsumsi makanan, pakaian, mainan, hingga furniture! Yes, It’s organised organic!

Memang relatif lebih mahal, namun sebanding dengan manfaat yang didapat. Di beberapa negara bahkan tengah berkembang kelompok masyarakat penganut gaya hidup organik fanatik. Mereka menggunakan organik dari kepala hingga kaki!

Kondisi ini muncul dilatarbelakangi oleh buruknya kondisi iklim dunia, yang memicu sebagian besar orang untuk kembali ke gaya hidup back to nature! Dengan memilih gaya hidup alamiah, organic maniac ini berharap dapat memperlambat kiamat dunia akibat perubahan iklim, sekaligus mendapat bonus berupa kesehatan yang lebih baik. Secara etika, organik juga melindungi hewan dan mendukung kesejahteraan penduduk di Dunia Ketiga melalui Fair Trade.

Makanan dan minuman organik memang terasa lebih nikmat dan menyehatkan karena tidak mengandung zat kimia sintesis. Jenis sayuran yang dikembangkan dengan pestisida umumnya terasa lebih pahit ketimbang sayuran organik. Meski, secara fisik, bentuk sayuran organik justru banyak memiliki lubang gigitan ulat, karena pada lembar daunnya tidak mengandung pestisida yang ditakuti serangga daun. ”Bahkan, buah organik dapat aman dimakan bersama kulitnya,” jelas Riani Susanto, salah satu pelopor gaya hidup organik di Indonesia.

Tetapi tahukah Anda bahwa makna organik sendiri sebenarnya mengacu pada sesuatu yang mengandung karbon. Berarti, seharusnya semua bahan pangan yang mengandung unsur karbon disebut organik; termasuk bahan pangan yang ditanam dengan pupuk kimia dan mengandung pestisida!

Menjalani gaya hidup organik tidaklah sesulit yang dibayangkan. Awali dengan menjalani organic shopping style sewaktu membeli makanan dan minuman, berlanjut dengan memperhatikan label kemasan produk yang biasa Anda beli dan gunakan. Dengan meminimalisir penggunaan produk berbahan kimia, Anda telah menjalankan gaya hidup organik.

Panic Organic
Perlindungan secara organik kini tidak hanya berasal dari makanan yang Anda konsumsi. Evolusi kata organik kini mencakup produk dan peralatan yang Anda gunakan sehari-hari.

Organic Cosmetic, Skin & Body Care
Dalam skala internasional, gerakan ini dimotori oleh Anita Roddick dengan bendera The Body Shop, yang diikuti oleh Oriflame, The Face Shop, Martha Tilaar, dan tampaknya daftar ini masih akan terus bertambah.
Produk perawatan organik mengandung komposisi dasar bahan makanan yang dapat ditemukan di lemari es atau dapur. Misalnya, yoghurt tawar untuk kulit berjerawat, atau alpukat untuk melembabkan kulit. Menariknya, produk ini tidak hanya dapat dinikmati oleh kaum Hawa, tetapi juga kaum Adam. Mulai dari sabun wajah, deodorant, aftershave, hingga perlengkapan cukur.

Organic Apparel
Kini para perancang busana mengembangkan eco-fashion melalui Organic Apparel berbahan alami seperti serat bambu, kedelai, jagung, hingga selulosa bubur kayu. Alasannya, racun pestisida pada serat katun, wol, dan linen dapat menempel dan menyerap pada kulit. Produsen pakaian dan sepatu Nike dan Patagonia memulai langkah ini di kalangan garmen. Sedangkan distribusi dan penjualan didukung oleh department store ternama Sam’s Club dan Wal Mart. Bayangkan bila stage program Project Runway-nya Heidi Klum dipenuhi pakaian organik!

Organic Gardening
Urusan berkebun memang paling dekat dengan misi organik. Ini berarti tidak mengganti pupuk kimia dengan kompos buatan sendiri, memilih tanaman yang tidak menyerap karbon, dan memilih peralatan berkebun yang hemat listrik dan ramah lingkungan.

Organic Baby Products
Produk organik menawarkan janji bayi yang lebih sehat dan lebih bahagia karena sistem kekebalan tubuhnya lebih imun terhadap racun yang umumnya didapat dari pakaian, produk perawatan, perlengkapan, dan makanan bermaterial sintetis.
Salah satu contoh yang menarik adalah popok. Para ’orang-tua organik’ kini beramai-ramai menggunakan popok ‘isi ulang’ yang dibuat secara khusus. Anda hanya tinggal membuang kotoran yang menempel pada bahan biodegradasi pada popok dan menggantinya dengan permukaan dan bahan baru yang telah disediakan. Selain ramah lingkungan, dasar popok ini juga melindungi bayi dari ruam.

Organic Toys
Plastik merupakan material yang paling sering digunakan untuk mainan anak. Sayangnya, meski lebih fleksibel dikreasikan, bahan ini tidak masuk daftar organik. Material pembuat yang disarankan adalah kayu, katun, dan wol yang dikembangkan secara organik.

Organic Pet Products
Tak hanya manusia, hewan peliharaan pun mendapat kesempatan untuk menjalani gaya hidup organik. Jenis produknya mencakup makanan, rangkaian perawatan mulai dari sampo hingga cairan pembasmi kutu.

Organic Furnishing
Ini berarti bukan hanya memilih furnitur yang terbuat dari material yang berbahaya bagi lingkungan, tetapi juga yang hemat energi. Cara ini juga berarti meminimalisir penggunaan cat baik kayu, besi, maupun tembok di rumah Anda.

Organic Holidays
Ini berarti cara mudah dan hemat untuk berlibur. Artinya Anda hanya memanfaatkan alam untuk menyegarkan kembali pikiran dan tubuh Anda. Liburan organik dapat dilakukan dengan jalan kaki di sepanjang pantai, hingga hanya berdiam di rumah dan berkumpul bersama keluarga.

Organic Banking
Bentuk ini kini sedang digalakkan di beberapa negara. Program ini mencakup meminimalisir penggunaan kertas sewaktu mengambil uang di ATM, mengganti rincian rekening koran Anda dengan internet banking, hingga menyediakan kredit bagi petani dan produsen barang –barang organik. Cara ini menunjukkan bahwa uang dapat digunakan untuk tujuan yang baik, sebaik menyimpan dan menghabiskannya.

Posted with WordPress for BlackBerry.

When Things Fall Apart

Life crises allow us to forge a new, more creative life – provided we are willing to do the work – Suzanne Falter Barns, author of How Much Joy Can You Stand?-

One of the really vexing things about being human is that every so often it all goes to hell. I’m not talking about a bad day, or even a bad week, but something far more shattering – a devastating illness, the death of spouse or the failure of a dream project.

How can a well-meaning Creator foist such impossible stuff on us? Isn’t life though enough with its full menu of fears and doubts? What possible reason could there be for wading throughh divorce, bankruptcy, or illness?

I do not believe crises occur because we are meant to suffer. On the contrary, they happen in order to pry us loose from ouur comfort zone and push us forward to the next level of growth and accomplishment in our lives.

One of the true benefits of a crisis is that it can inject your life withh a new surge of energy. This energy may not be apparent at first, but it is there, patiently waiting until you can recover enough to seize it.

In other words, first you grieve, then you stopp, then you begin again, but this. Time with a renewed appreciation for your own precious, short time on earth and the immediacy of your purpose.

Like a piece of steel, we are being forged by the fire, and having once passed through it, we can move on mmore powerfully – clearer on the things that count and far more equipped to make them happen.

Emergency relief for moment of crisis
Here are some thoughts on how turn your own advertisy from something over-whelming and crippling into a source of power in your life. Get out a journal and take some quiet time to make and reflect on the following list:
- List five times when you have overcome crises in your life.
- List five things those crises ultimatelyy provided you with.
- List your fears about your current situation.
- List all the things this current crisis is here to teach you. Let your mind relax and flow, and write down whatever comes to mind, no matter how absurd.

Posted with WordPress for BlackBerry.

New Year = New You?

Judul diatas rasanya sudah lazim ditemukan diberbagai artikel, terutama menjelang tahun baru masehi. Tanpa tanda tanya, tentunya.

Saya menambahkan tanda tanya, karena meski sebagian besar orang membuat resolusi tahun baru untuk memperbaharui diri mereka, namun kenyataannya, apa yang berubah? Mereka tetaplah mereka, bukan? Resolusi hanya bagian dari janji terhadap diri sendiri untuk menjadi seseorang yang lebih baik, yang kenyataannya belum tentu teraplikasi dengan baik dan sepenuhnya. Bahkan ada yang gagal. No wonder! :)

Saya tidak membuat resolusi, karena saya tidak ingin berhutang janji pada diri saya sendiri. Hutang janji pada orang lain saja masih ada, masak mau nambah janji lagi. Yang ada malah menumpuk hutang. Meski, kata seorang teman, lebih baik berjanji pada diri sendiri ketimbang janji sama orang lain. Ah, saya tak mau memikirkannya. Yang jelas, saat ini saya berusaha keras membayar janji hutang saya pada teman-teman saya.

Lantas, kalau bukan ‘New You’, apa dong makna ‘New Year’? Terutama karena saya tidak lagi membuat resolusi.

Bagi saya, tahun baru berarti perjalanan waktu, tanpa embel-embel lama ataupun baru. Karena saya percaya bahwa waktu tidak akan bisa diulang, dan tidak akan pernah ada yang namanya mesin waktu,-secanggih apapun sebuah teknologi, dan secerdas apapun seorang manusia.

Perjalanan waktu berarti banyak hal: namun terutama adalah pencapaian.

Menjadi seseorang yang baru mungkin sebuah pencapaian, tetapi saya percaya bahwa tidak ada seseorang yang benar-benar baru. Bahkan seorang bayi pun. Hmm, saya tidak skeptis, apalagi apatis. Saya hanya bicara kenyataan yang ada. Tanpa embel-embel sesuatu yang di luar logika.

Jadi, bagi saya, tahun baru, terlepas dari segala kemeriahan perayaan, gegap gempita sukacita, dan tebaran resolusi dari jagat raya, adalah penipisan waktu. Dimana, seluruh makhluk yang ada di dunia ini dituntut untuk mewujudkan karya dan cita-cita Pencipta. Bukan untuk diri kita, tetapi untuk Dia!

Selamat Tahun Baru!

Posted with WordPress for BlackBerry.

Tari Tradisional Mengontrol Emosi Anak

Secara medis, gerak dalam tari tradisional memicu jantung berdetak secara teratur. Hal ini membuat perasaan atau emosi menjadi lebih tenang.

Tari merupakan salah satu bentuk kesenian yang paling tua. Seni gerak ini semula tercipta sebagai ekspresi berbagai rasa yang hinggap di kalbu manusia…. sederhana dan jauh dari pengertian “indah”. Sejalan dengan perkembangan peradaban, sedikit demi sedikit, seni gerak ini mulai memperoleh bentuknya menjadi tarian, yaitu gerakan-gerakan badan yang teratur dalam ritme dan ekspresi.

Tarian tradisional didefinisikan sebagai tarian yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya, tanpa diketahui siapa penata tarinya. Namun, secara berkesinambungan tarian seperti ini terus dikembangkan, dan pengembangan tari tradisional menjadi dikenal. Pada beberapa kebudayaan, tari tradisional menjadi satu bagian tidak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat daerah tersebut. Terkadang ini dihubungkan dengan peristiwa-peristiwa tertentu, seperti perayaan pernikahan, festival, liburan, dan perayaan keagamaan.

Usia dini
Tari tradisional bisa saja terdiri dari beberapa langkah yang berulang dan mudah dipelajari, namun bukan tidak mungkin terdiri dari langkah-langkah sulit, yang memerlukan koreografi yang kompleks. Namun, seperti aktivitas lainnya, menari itu pada intinya adalah memulai suatu kegiatan secara bertahap. Untuk memulai menari, mulailah dengan memilih jenis tarian yang hendak dicoba dan tak ada salahnya untuk ikut kelas menari. Untuk sebagian besar menari, mengenakan pakaian yang nyaman sudah cukup untuk memulai menari.

Banyak yang berpikir tidak dapat menari karena tidak dapat mengkoordinasi gerakan badannya. Namun sesungguhnya, semua orang dapat menari, meski gerakan tarinya tidak selalu terlihat bagus. Selain itu, salah satu tujuan utama menari adalah untuk menikmati musik yang mengalun. Jadi menari itu cocok untuk semua usia, ukuran, serta bentuk tubuh. Meski demikian, menurut Theodora Retno Maruti, penari sekaligus dosen Tari Fakultas Seni Pertunjukan IKJ, usia yang paling baik untuk mulai menari adalah 5-6 tahun. “Pada usia tersebut, daya tangkap anak sangat cepat. Secara emosional, mereka mudah diasah dan secara fisik, mereka lebih mudah untuk dibentuk dalam proses pembelajarannya.”

Keseimbangan dan sikap tubuh
Dikatakan oleh Retno Maruti, gerakan dasar tari, secara fisik mengatur detak jantung yang pada akhirnya berpengaruh pada keseimbangan tubuh. Dengan kontrol jantung yang teratur, si anak dapat lebih tenang dan berkonsentrasi dalam menari.

Menari –seperti dikatakan Retno– juga berimbas pada sikap tubuh anak. “Dengan menari, anak terbiasa untuk berjalan dengan tegak namun lentur. Tidak kaku,” katanya. Gerak dasar tari, menurut Retno, dapat dipelajari dalam jangka waktu 6 bulan. Gerak dasar ini mencakup banyak hal, seperti gerakan dasar untuk leher, tangan, kaki, otot perut, mata, kepala, serta anggota tubuh yang lainnya. Berbeda tarian, maka akan berbeda pula gerak dasarnya.

Ambil contoh tari Shaman dari Aceh. Tarian ini mengutamakan gerakan dan tepukan tangan pada badan penari yang dilakukan sambil duduk dengan diiringi vokal yang mendendangkan syair keagamaan. Tarian Minangkabau banyak mengolah gerak-gerak beladiri seperti pencak silat. Di daerah pantai Kalimantan terdapat tarian yang menitikberatkan pada langkah kaki seperti tari-tarian Melayu.

Dikatakan Rosmini, salah satu pelatih tari dari Sanggar Ayunda Puspita, anak yang sudah mempelajari dan menguasai tari tradisional cenderung lebih mudah menguasai tari kreasi atau tari modern. “Ini dikarenakan mereka sudah menguasai gerakan dasar tari, selain struktur badannya juga sudah terlatih.”

Disiplin dan percaya diri
Melalui tari, anak dilatih selain disiplin dalam waktu, juga dalam gerak dan berpakaian. Ini berhubungan juga dengan rasa percaya diri yang dikembangkan. Dengan berlatih menari dan didukung penampilan di panggung, anak akan mulai tumbuh rasa percaya dirinya.

Namun begitu, Rosmini menyarankan agar orangtua jangan terlalu memaksakan sang anak untuk tampil di muka umum. Biarkan mereka tampil dengan kesadarannya sendiri. Dikatakan Rosmini, umumnya, anak yang tampil dengan paksaan dari orangtua tidak bisa tampil secara maksimal, cenderung melakukannya dengan setengah hati, sehingga mereka tidak bisa sepenuhnya menjiwai tarian yang mereka bawakan. “Secara perlahan, karena anak itu tidak terlalu meminatinya, mereka akan mundur,” ucap Rosmini.

Memupuk kerjasama
Seni itu sebagai kreasi dari manusia yang melahirkan keindahan, persahabatan, disiplin, sportivitas, hingga kemampuan untuk tidak membedakan pribadi yang satu dengan pribadi yang lain dari sisi suku, bangsa, adat istiadat, hingga keyakinan. Dalam kesenian, semua itu satu, dan satu adalah semua, tidak ada diskriminasi yang melahirkan intoleransi dan permusuhan. Dengan demikian diharapkan mereka memiliki rasa kebineka-tunggal-ika-an (berbeda tetapi tetap satu) yaitu sebagai insan ciptaan Tuhan yang memiliki hak dan martabat yang sama di dalam mengembangkan seni.

Dalam tarian kelompok seperti tari Rampak, misalnya, anak diharapkan saling bekerja sama karena satu kesalahan saja bisa mempengaruhi penari lainnya. Nah, tugas penari lainnya adalah menutupi kesalahan itu dan berusaha agar tidak terjadi kesalahan. Di situlah terjadinya kerjasama, dengan cara, masing-masing penari saling mengingatkan satu sama lain.

Membentuk karakter, mengontrol emosi

Secara psikologi, tari tradisional berfaedah juga dalam mengontrol emosi anak. Pada umumnya, anak yang mempelajari tari tradisional bersikap lebih tenang. Ini dikarenakan pengendapan rasa si anak pada tarian tersebut. Ini juga dipengaruhi oleh musik pengiring tarian tersebut. Secara medis, gerak dalam tari tradisional memicu jantung berdetak secara teratur. Detak jantung yang teratur membuat perasaan atau emosi menjadi lebih tenang.

Retno menuturkan, di zaman sekarang, tari yang berkarakter kuat jarang diajarkan. Ini terlihat terutama dalam tari kreasi modern yang umumnya hanya mementingkan sekadar gerak badan saja, tanpa karakter yang kuat dan jelas. Dalam tari tradisional, setiap gerakan memiliki makna tertentu.

Pesan Moral
Kesenian tari ini merupakan ekspresi dan cermin budaya bangsa. Meski sudah mengalami perubahan, seni tari tradisional tersebut masih diminati berbagai kalangan. Melalui perubahan, manusia senantiasa menemukan dirinya kembali untuk menggandakan talenta yang dimiliki dalam berbagai nuansa kehidupannya. Dengan demikian akan terjadi berbagai pembaharuan, kretivitas dan kemampuan untuk senantiasa menjadi baru.

Pesan-pesan moral yang dituangkan dalam bentuk tarian itu bagi kita adalah warisan yang tak ternilai harganya. “Dalam setiap tarian itu bertutur sebuah cerita yang mengandung pesan moral,” ungkap Retno. Misalnya Tari Punjari dari daerah Banyuwangi, Jawa Timur yang menggambarkan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas restunya pada manusia dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Atau tari Kundaran yang juga berasal dari daerah yang sama, yang berangkat dari seni Kuntulan Banyuwangi dan seni Hadrah Bondowoso sebagai upaya penyebaran agama Islam di pesisir Jawa Timur.

Penjelasan sang pelatih, atau pengetahuan sang anak akan tari yang sedang didalaminya, akan membantu mereka dalam menghayati dan menjiwai tarian tersebut. “Semakin mereka menjiwai suatu tarian, si anak akan semakin mencintai tari tradisional tersebut,” kata Rosmini.

Untuk membantu apresiasi sang anak akan tari tradisional, Retno menyarankan agar para orangtua juga membekali sang anak dengan pengetahuan kesenian tradisional. Hal itu dapat dilakukan antara lain dengan membekali anak dengan buku bacaan mengenai kesenian tradisional, menonton pergelaran kesenian tradisional, dan lain-lain. “Ini akan merangsang anak untuk mengetahui, lalu mempelajari, kemudian memahami, dan pada akhirnya mencintai kesenian tradisional,” kata Retno.
Jadi, satu.… dua.… tiga…. mari mulai menari!

Memilih Sanggar Tari yang Baik

Retno Maruti menyarankan, orangtua juga harus selektif dalam memilih sanggar tari untuk anaknya. Hal-hal yang harus diperhatikan antara lain :
1. Kualitas pelatih tari, bersertifikat atau tidak. Harap diperhatikan juga latar belakang panggung (jam terbang) pelatih tersebut.
2. Sistem pembelajarannya.
3. Efisiensi waktu. Hal ini mencakup bagaimana menyesuaikan jadwal belajar formal anak dengan pendidikan informalnya. Usahakan agar jadwal latihan sefleksibel mungkin dengan jadwal belajar anak di luar sekolah seperti les atau kursus.
4. Fasilitas. Ini meliputi fasilitas tempat dan bimbingan. Apakah tempat latihannya sudah cukup memadai.

Breastfeeding Father

Suami Pun Berperan Dalam Proses Menyusui

Kaum lelaki – terutama para ayah menganggap bahwa segala hal yang berkaitan dengan bayi adalah urusan kaum perempuan atau para ibu. Mereka (para ayah) merasa bahwa karena tidak ditakdirkan untuk menyusui bayi, maka mereka tidak harus terlalu dekat dengan bayi – terutama dalam bulan-bulan pertama setelah melahirkan. Jika Anda termasuk salah satu lelaki yang beranggapan seperti ini, tampaknya Anda harus mengubah pandangan Anda.

ASI adalah elemen penting yang dibutuhkan sang bayi pada masa awal kelahirannya. ASI dapat meningkatkan kekebalan tubuh pada bayi agar tidak rentan terhadap penyakit, serta merupakan sumber makanan terbaik untuk perkembangan dan pertumbuhan fisik dan mental anak. Kelancaran produksi ASI ditentukan oleh beberapa faktor; makanan yang dikonsumsi sang ibu selama hamil maupun setelah melahirkan, maupun kondisi psikis yang dialami oleh sang ibu. Ini dikarenakan, kebanyakan wanita umumnya mau menyusui bayinya dengan ASI apabila mereka percaya bahwa pasangannya (suaminya) menginginkan hal yang sama. Ini akan menjadikan pikiran sang ibu menjadi tenang sehingga kelancaran ASI pun terjaga.

Sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan oleh para ayah agar dapat dekat dengan sang bayi tanpa harus menyusui. Dikatakan Dr Utami Roesli SpA, MBA, IBCLC, Kepala Bagian Pediatrik RS St carolus Jakarta, yang juga aktif di Sentra Laktasi Indonesia, sebagian besar para ayah di seluruh dunia ini tidak menyadari bahwa mereka juga memiliki peran yang tak kalah penting dengan sang ibu dalam proses perkembangan sang anak. Yakni membantu dan mendukung kelancaran proses menyusui antara ibu dengan bayi. “Proses menyusui ASI adalah salah satu saat terindah yang dialami oleh si bayi, sang ibu, dan sang ayah. Menyusui adalah aktivitas keluarga,” tegas Dr Utami.

Meningkatkan IQ, EQ, dan SQ
Dari penelitian clinical pediatrics yang dilakukan terhadap 115 ibu post partum (pasca melahirkan), keberhasilan kegiatan menyusui dari ayah yang tidak mengerti ASI hanya sebesar 26,9 persen. Sedangkan tingkat keberhasilan kegiatan menyusui dari ayah yang mengerti ASI adalah 98,1 persen.

Sebuah kisah nyata terjadi di Sri Langka pada bulan November 2002. Seorang ayah bernama B. Wijeratne mencoba menyusui bayi perempuannya yang kelaparan setelah kematina istrinya akibat bencana. Pertama kali, ia mencoba memberi susu bubuk kepada sang bayi, tetapi sang bayi tidak mau meminumnya. Dalam keputusasaan, ia menggendong sang bayi, membawanya ke arah dadanya, dan mencoba menyusuinya. Anehnya, ternyata dalam payudara pria itu mengalir air susu meski tak banyak. Sang bayi pun meminumnya.

Dalam jurnal kesehatan AMB News 2003, Michigan State University merekomendasikan pendidikan ASI bagi ayah dan keluarga di ante natal care. Di Australia dan Amerika, para ayah diberikan cuti khusus yang disebut Parenity Leave selama 2 minggu. Di Swedia, ada kebijakan Parent Leave selama 1 tahun dan menerima gaji sebesar 80 persen. Kebijakan-kebijakan ini dibuat karena seorang ayah dinyatakan memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan menyusui ASI eksklusif untuk perkembangan optimal bayi sejak dini. Maka diharapkan dapat diberi kemudahan bagi sang ayah untuk turut membantu perkembangan sang bayi dengan lebih sering berada di dekat bayinya. Kebijakan-kebijakan perusahaan diatas juga menunjukkan besarnya perhatian negara-negara tersebut terhadap pertumbuhan dan perkembangan generasi muda di masa mendatang. “Bayi yang memperoleh ASI dan perhatian yang cukup, umumnya memiliki kemampuan IQ (intelligence Quotient), EQ (Emotional Quotient), dan SQ (Spiritual Quotient) yang lebih baik,” jelas Dr Utami.

Apa yang Dapat Dilakukan Oleh Para Ayah / Suami ?

• Mencari sebanyak mungkin informasi baik melalui buku, majalah, brosur, internet, mengenai ASI dan perawatan bayi.
• Sediakan waktu luang untuk mengikuti kursus kelas senam hamil atau baby yoga bersama sang istri.
• Sediakan waktu luang untuk menemani sang istri melakukan pemeriksaan kesehatan rutin baik selama hamil maupun setelah melahirkan.
• Membuat perasaan istri positif, tenang, senang, dan aman. Bisa dilakukan dengan tidak menceritakan persoalan yang rumit yang sekiranya akan mengganggu pikiran sang istri. Pikiran ibu yang positif akan merangsang kontraksi otot di sekeliling kelenjar penghasil susu di payudara sehingga mengalirkan ASI ke gudang susu melalui saluran susu.
• Saat hendak atau selesai menyusui, lakukan hal-hal kecil atau beriakn perhatian seperti membawakan minum untuk sang istri, atau memberikan bantal sandaran yang nyaman.
• Suami menggendong bayi ke istri saat sang bayi ingin menyusui. Dan membantu mengambilkannya kembali setelah selesai menyusui.
• Membantu merawat sang bayi. Seperti; mengganti popok, menyendawakan bayi, bermain, menggendong, menenangkan bayi sewaktu ia menangis, berdendang, mengajar berjalan, hingga memandikan dan memijat bayi.
• Tidur bersama atau di samping tempat tidur sang bayi. Para bayi umumnya juga senang tidur dalam gendongan lengan sang ayah.
• Apabila bayi sudah cukup besar, mualilah mendongeng atau bercerita pada sang bayi. Ini akan memperkuat kedekatan emosional serta merangsang kecerdasan anak.
• Berikan sang istri kesempatan untuk berjalan-jalan atau beraktivitas sejenak di luar rumah. Anda dapat membantu menjaga sang bayi apabila sang istri harus beraktifitas keluar rumah semisal berbelanja atau pada waktu tertentu yang tidak memungkinkan untuk membawa keluar sang bayi.
• Membantu pekerjaan sang istri (apabila tidak memiliki pembantu rumah-tangga). Seperti mencuci pakaian, mencuci piring, mengepel, membersihkan rumah, dan lain-lain.
• Menciptakan suasana yang nyaman dalam rumah-tangga. Tidak terlambat pulang bekerja, tidak membawa beban masalah pekerjaan ke dalam rumah, tidak membawa pulang PR kantor, dan lain-lain.
• Kesampingkan dahulu keinginan seksual Anda. Pahamilah, bahwa untuk sementara – setelah melahirkan -, pasangan Anda memerlukan waktu untuk memulihkan kondisinya.
• Tanyakan pada pasangan Anda, apa yang ia ingin Anda lakukan untuk dapat membantunya.

Apa Yang diperoleh Si bayi Dari Breastfeeding Father?

• Perkembangan motorik menjadi lebih cepat, Bayi menjadi lebih cepat dan mudah belajar jalan atau bergerak.
• Follow up study di New Zealand menyatakan bahwa bayi-bayi yang diberi ASI menunjukkan perkembangan kognitif, bahasa, dan IQ yang lebih tinggi pada usia 3, 5, dan 7 tahun.
• 8 dari 10 penelitian populasi dan 3 penelitian pada bayi preamtur menunjukkan anak yang diberi ASI dan memiliki perhatian kedua orang-tuanya, rata-rata memiliki prestasi akademik atau kecerdasan yang lebih daripada anak yang diberi susu formula. Makin lama bayi disusui, maka akan makin tampak jelas perbedaannya (Universitas Bristol, 1997)
• Penelitian terhadap 400 anak dengan menggunakan beberapa tes menunjukkan IQ tertinggi (130 atau lebih) dicapai oleh anak-anak yang disusui antara 4 dan 9 bulan.
• Anak yang disusui umumnya akan memiliki kecerdasan emosional yang lebih stabil, serta tumbuh menjadi manusia yang peduli dan mencintai sesamanya, serta memiliki kecerdasan spiritual yang baik.

The Soy Story


Hipertensi, diabetes, dan kanker, hanyalah sebagian kecil penyakit yang bisa ditangkal oleh produk kedelai. Manfaat sehatnya bahkan tak kalah dari susu sapi, dengan toleransi alergi yang lebih kecil.

Minum susu kedelai sudah menjadi kebiasaan masyarakat Cina daratan sejak abad kedua SM. Dari Cina, kebiasaan mengonsumsi susu tersebut merambah ke masyarakat Jepang. Dan ketika terjadi Perang Dunia II, kebiasaan tersebut masuk ke Asia Tenggara. Sekarang, catatan sejarah tersebut menjadi satu landasan historis sebuah realitas saat ini. Bahwa wanita Asia, terutama Cina dan Jepang, memiliki risiko yang lebih kecil mengalami kanker payudara dibandingkan dengan wanita Barat. Salah satunya diperkirakan karena mereka terbiasa mengonsumsi berbagai makanan yang berasal dari kedelai itu.

Tak kalah dari susu sapi

Kita bisa belajar dari masyarakat Cina dan Jepang tersebut. Apalagi, beberapa penelitian memang menunjukkan bahwa kedelai sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Kandungan gizi pada susu kedelai tidak terlampau jauh berbeda dari susu sapi. Memang beberapa jenis protein hewani yang dibutuhkan tubuh tidak terdapat dalam susu kedelai, namun kekurangan tersebut juga diimbangi dengan berbagai kelebihan yang tidak terdapat pada susu sapi.

Menurut Dr Walujo Surjodibroto PhD, pakar gizi dari Universitas Indonesia, di dalam susu kedelai terdapat berbagai senyawa yang bermanfaat bagi tubuh, seperti omega-3, antioksidan (isoflavon), beberapa jenis vitamin, serta mineral. Kandungan vitamin yang ada di antaranya adalah golongan vitamin B (B2, B2 niasin, piridoksin), vitamin E, dan vitamin K. Susu kedelai tidak mengandung vitamin B12 dan kandungan mineralnya –terutama kalsium– lebih sedikit ketimbang susu sapi.

Kandungan omega-3 dan protein dalam kedelai bermanfaat menurunkan kolesterol jahat dalam tubuh. Berdasarkan sebuah penelitian diketahui bahwa mengonsumsi sekitar 25 gram protein kedelai (sekitar satu sampai tiga gelas susu kedelai) setiap harinya, mampu menurunkan kolesterol LDL (Low-density Lipoprotein) hingga 6%.
Penelitian lain yang dipublikasikan Journal of Nutrition menyimpulkan bahwa susu kedelai juga dapat menurunkan tekanan darah sistolik maupun diastolik. Hal ini berlaku pada mereka yang menderita darah tinggi sedang. Karena manfaat kedelai bagi hipertensi sangat bermakna, maka diet menggunakan susu kedelai direkomendasikan berdasarkan program DASH (Dietary Approach to Stop Hypertension), yang menganjurkan penderita hipertensi untuk mengonsumsi buah-buahan, sayuran dan produk-produk susu, serta membatasi konsumsi gula.

Mengapa protein kedelai begitu bermanfaat? Para ahli menganggap bahwa protein kedelai berbeda dengan protein lainnya, karena dapat mengubah proses yang terjadi pada liver dalam mengolah kolesterol, sehingga kadar kolesterol dalam darah yang dihasilkan berbeda jumlahnya. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut Anda dapat mengonsumsi makanan produk kedelai dalam berbagai bentuk, di antaranya tahu, tempe, atau susu kedelai.

Hindarkan Kanker

Kandungan kedelai sarat dengan berbagai antioksidan yang sangat bermanfaat bagi pencegahan kanker. Antioksidan tersebut di antaranya genistein, daidzein, fitosterol, asam fitat, asam fenolat, lesitin, dan inhibitor protease. Antioksidan yang terdapat pada kedelai tersebut dapat menghindari kanker yang disebabkan oleh hormonal. Kanker payudara pada wanita, dan kanker prostat pada pria.

Penelitian yang dilakukan oleh Profesor Lee-Jane Lu, PhD terhadap 12 orang wanita yang mengalami masa premenopause menunjukkan manfaat dari susu kedelai. Menurut Profesor Lu yang juga menjadi dosen di Universitas Texas, kadar estrogen yang rendah dapat mencegah bertambahnya jumlah sel kanker payudara dengan mekanisme penghambatan pertumbuhan sel dan pembentukan pembuluh darah bagi sel tersebut. Jika pembuluh darahnya tidak terbentuk, maka aliran makanan bagi sel kanker tidak ada, dan lama kelamaan sel tersebut akan mati.

Prof Lu juga memaparkan bahwa konsumsi kedelai dapat menurunkan risiko terkena kanker prostat. Asumsi ini berdasarkan fakta rendahnya angka penderita kanker prostat di Jepang dibandingkan dengan penderita kanker prostat di Amerika. Sebagai gambaran, angka kejadian kanker prostat di antara orang kulit putih Amerika Serikat 10-15 kali lebih tinggi daripada orang Jepang. Diketahui, konsumsi kedelai per kapita penduduk Jepang 31 gram per hari, sedangkan konsumsi kedelai penduduk AS sangat rendah, hingga tidak dapat diukur.

Mengingat begitu banyaknya manfaat susu kedelai dan makanan yang dibuat dari kedelai, maka, beruntunglah Anda yang biasa mengonsumsi semua itu. (liz)

Siapa Perlu Pantang Kedelai?
Sebenarnya konsumsi kedelai kita, rata-rata 3 atau 4 potong tahu/tempe atau segelas susu kedelai sehari, masih tergolong normal dan sehat. Namun, bila Anda penggemar fanatik yang biasa mengonsumsi lebih dari batas-batas yang sehat itu, tapi termasuk salah satu dari kelompok di bawah ini, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter ahli gizi:
* Memiliki atau pernah terkena kanker payudara
* Termasuk kelompok risiko tinggi untuk terkena kanker payudara
* Memiliki riwayat pribadi atau riwayat keluarga untuk batu ginjal
* Sedang hamil atau menyusui.

Banana Boost

Jangan menyepelekan khasiat buah pisang. Buah ini tak hanya mudah di cerna, tapi juga berkhasiat mengembalikan energi.
Pisang manfaat kesehatan dapat dibandingkan dengan jenis lain buah. Bahkan, pisang memiliki beberapa manfaat positif yang tidak dimiliki oleh buah lain. Si kulit kuning ini tidak hanya memiliki rasa yang manis namun aman dari diabetes, tetapi juga mudah diimplementasikan menjadi makanan sehari-hari.

Ketika menulis artikel ini dan berbincang dengan dr. Samuel Oetoro SpGK, salah seorang ahli gizi terkemuka, saya baru mengetahui bahwa pisang adalah salah satu sumber penghasil energi bagi para atlet dunia. “Pisang mampu dengan mudah diserap tubuh dan mengembalikan energi puncak. Buah pisang dengan mudah dapat dicerna, gula yang terdapat di buah tersebut diubah menjadi sumber tenaga yang bagus secara cepat, dan itu bagus dalam pembentukan tubuh, untuk kerja otot, dan sangat bagus untuk menghilangkan rasa lelah,” kata dr Samuel pada saya.
Dikatakannya, sebuah pisang yang matang akan mengandung 99 gram kalori, 1,2 gram protein, 0,2 gram lemak, 25,8 miligram karbohidrat, 0,7 gram serat, 8 mg kalsium, 28 mg fosfor, 0,5 mg besi, 44 RE vitamin A, 0,08 mg vitamin B, 3 mg vitamin C dan 72 gram air. Pisang adalah sumber yang baik serat diet. Satu porsi (satu pisang berukuran sedang) mengandung 16% dari serat makanan sehari-hari asupan yang direkomendasikan untuk orang dewasa normal – yang substansial untuk satu porsi makanan apa pun.
Sumber Energi
Daripada makan apel setiap hari untuk kesehatan optimal, sebuah pepatah mengatakan, “makan pisang setiap hari, maka dokter akan pergi.” Manfaat pisang jelas jauh lebih besar daripada apel karena memiliki banyak vitamin dan nutrisi ketimbang buah bulat sejenis. Pisang memiliki dua kali lebih banyak karbohidrat seperti apel, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi dan tiga kali lebih banyak fosfor. Selain itu, pisang juga kaya kalium dan gula alam. Semua faktor kombinasi ini membuat pisang termasuk “super food” yang merupakan bagian integral dari menu harian yang sehat.

Karena banyaknya vitamin dan mineral, hanya makan dua pisang akan memberikan energi yang cukup untuk menjalankan atau latihan selama satu jam setengah. Pisang juga ideal untuk jeda makan siang ketika Anda merasa lelah dan lamban. Daripada minum kafein atau memiliki makanan manis, pisang memberikan tingkat energi yang berlangsung lama tanpa kecelakaan dramatis yang disebabkan oleh kafein.

Jurnal medis online bahkan menyebutkan bahwa pisang mempunyai manfaat dalam penyembuhan anemia, menurunkan tekanan darah, tenaga untuk berpikir, kaya serat untuk membantu diet, kulit pisang dapat digunakan sebagai cream anti nyamuk, membantu sistem syaraf, mencegah stres, mencegah stroke, mengontrol temperatur badan terutama bagi ibu hamil, menetralkan keasaman lambung, dan sebagainya.

Peneliti lain mengembangkan pisang yang dapat membantu dalam melawan penyakit campak/cacar air, penyakit kuning, polio, dan dipteri. Saat ini, peneliti telah mencoba pada relawan pasien, yang hasilnya memperlihatkan penurunan tekanan darah sebesar 10 persen dengan mengonsumsi dua buah pisang setiap hari.

Penelitian terbaru menyingkapkan bahwa tanaman pisang secara genetis dapat menghasilkan vaksin yang murah dan sebagai alternatif imunisasi anak dari serangan penyakit. Para peneliti saat ini sedang mencoba dari pisang untuk memproduksi antigen untuk mengatasi Virus Hepatitis B. bayangkan bila percobaan tersebut terwujud dalam waktu dekat, vaksin Hepatitis B tentu akan menjadi lebih terjangkau dan bisa diakses oleh banyak orang.

Pisang, Emosi, Dan Libido
Apa hubungannya antara pisang dan emosi kita? Percaya atau tidak, para peneliti menemukan bahwa pisang dapat bertindak sebagai penguat suasana hati atau obat penenang dalam skala ringan. Ini dikarenakan Pisang mengandung tryptophan (sekitar 10,6 mg triptofan), yang meruoakan salah satu dari 20 asam amino yang membangun protein. Triptofan membantu tubuh untuk memproduksi serotonin – yang memiliki efek menenangkan pada otak (menciptakan suasana hati yang stabil) dan bertindak sebagai obat penenang ringan. Substansi yang mengatur suasana hati ini mengandung tingkat protein yang membantu pikiran rileks sehingga Anda merasa lebih bahagia. Perlu dicatat bahwa satu-satunya cara tubuh kita kita mendapat dosis itu triptofan adalah melalui diet kita – yang mana tidak menghasilkan tryptophan secara alami. Pisang adalah salah satu cara termudah untuk mendapatkannya.
Bila Anda tidak ingin terkena efek menstruasi syndrome yang biasa dialami oleh kaum wanita, coba sarankan pasangan Anda untuk mengonsumsi pisang. Buah ini memiliki tingkat vitamin B6 yang membantu mengatur tingkat glukosa darah dan membantu suasana hati pasangan wanita Anda secara keseluruhan. Maka, Anad pun akan bebas dari efek Pre-menstruasi syndrome.

Bagaimana kandungan zat dalam buah pisang ini dapat mempengaruhi sistem saraf memang masih mencengangkan banyak pengonsumsinya, bahkan juga para penelitinya hingga sekarang. Sebuah studi yang baru-baru ini dilakukan di Inggris menyebutkan bahwa mengonsumsi pisang bahkan dapat mempengaruhi kecerdasan otak! Studi ini dilakukan terhadap 200 siswa yang diminta untuk makan satu pisang tiga kali sehari. Para peneliti tersebut menemukan bahwa kalium dalam pisang meningkatkan kekuatan otak dan membuat mereka lebih waspada selama berada di dalam kelas.
Pisang ternyata juga mampu membantu perokok dalam mengatasi kecanduan nikotin. Kandungan vitamin B6 dan B12 yang terdapat di pisang, mengurangi efek fisik dan psikologis penghentian nikotin, juga dapat menetralisir pengaruh nikotin dalam tubuh. Bahkan enzim bromelain yang terkandung di pisang pun, dapat meningkatkan libido pria!

Namun, dr Samuel juga menyarankan, jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu yang berkaitan dengan nutrisi setiap konstituen dari pisang, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum mengonsumsi pisang.


The Power of Banana
* Pisang juga disarankan untuk dikonsumsi para wanita hamil karena mengandung asam folat, yang mudah diserap janin melalui rahim. Di beberapa negara, pisang dipandang sebagai makanan pendingin yang dapat menurunkan temperatur fisik dan emosional ibu hamil. Di Thailand, ibu hamil mengkonsumsi pisang untuk memastikan bayi lahir dengan temperatur sejuk.
* Pisang yang dicampur susu cair (atau dimasukkan dalam segelas susu cair) dapat direkomendasikan untuk pasien sakit perut, gangguan usus, dan kolik untuk menetralkan keasaman lambung.

* Daun pisang dapat digunakan untuk pengobatan kulit yang terbakar. Oles campuran abu daun pisang ditambah minyak kelapa untuk mendinginkan kulit yang terkena luka bakar.

* Untuk membantu menurunkan berat badan, konsumsilah 4 buah pisang dan susu non fat atau susu cair per hari sedikitnya 3 hari dalam seminggu. Sedangkan untuk menaikkan berat badan, cobalah mengonsumsi satu gelas banana milk-shake dicampur madu, buah-buahan, kacang, dan mangga sesudah makan.

* Bagi penderita lever, dua buah pisang sehari dengan tambahan satu sendok madu, akan baik untuk menambah nafsu makan dan meningkatkan kuat.
* Berdasarkan riset The New England Journal of Medicine, mengkonsumsi pisang setiap hari akan menurunkan resiko kematian akibat stroke hingga 40%.
* Banyak dokter menganjurkan makan pisang setelah Anda minum alcohol. Bahan-bahan alami dalam pisang dan kemampuan mereka untuk memenuhi kebutuhan vitamin tubuh membuat mereka cara yang ideal untuk mengurangi efek mabuk. Letakkan beberapa pisang di blender dengan beberapa sendok plain yogurt dan tambahkan beberapa sendok the madu untuk mempermanis rasa. Buah cenderung untuk menenangkan perut dan madu membantu untuk mengembalikan kadar gula darah normal.

* Pisang baik untuk ginjal dan tulang Anda. Asupan normal kalsium kalium menekan ekskresi dalam air seni dan meminimalkan risiko batu ginjal, meminimalkan hilangnya kalsium dari tubuh dan dengan demikian mengurangi risiko osteoporosis.
* Kulit pisang bahkan dapat digunakan untuk menghindarkan gigitan nyamuk, mengurangi gatal dan pembengkakan. Bagian luar kulit pisang juga memiliki sifat penyembuhan dan bermanfaat bagi tubuh manusia. Jika Anda memiliki kutil di kaki Anda, balutlah dengan kulit pisang, dan si kutil akan pergi dalam waktu tak lama.

Do Men Get It?

Men Don’t Get It? Think Again

 

Seringkali, pria berpikir hanya karena mereka tidak pernah mengalaminya, maka berarti mereka tidak akan pernah menjalaninya.

 

Kali ini saya mengeksplorasi lima masalah kesehatan yang seringkali dikaitkan dengan kaum wanita, namun ternyata dapat juga dialami oleh kaum pria (meski seringkali tidak disadari).

 

Infeksi Saluran Kemih

 

Infeksi ini umumnya disebabkan oleh kuman atau bakteri yang juga hidup di area pencernaan yang menginfeksi saluran kemih. Dalam kondisi sehat, tubuh akan membuang bakteri di dalam sehingga tubuh tidak mengalami gejala apapun. Meski lebih dari sepertiga jumlah penderitanya adalah kaum perempuan, namun sesungguhnya pria juga tidak terlepas dari infeksi ini. Bagaimanapun juga, di dalam situasi sekarang, kita nyaris tidak dapat terhindar dari ancaman infeksi.

 

Pada pria, infeksi saluran kemih cenderung menyerang bagian prostat. Ironisnya, bila selama ini mitos mengatakan bahwa kehidupan seksual yang aktif dapat mencegah terjadinya kanker prostat, justru infeksi ini justru banyak menyerang pria seksual aktif. Ini dikarenakan pria, tidak seperti wanita, memiliki uretra yang lebih panjang. Pria yang lebih tua cenderung memperoleh infeksi saluran kemih akibat gangguan batu ginjal.

 

Infeksi saluran kemih pada pria juga dapat berkembang menjadi masalah prostat. Jika prostat tidak terinfeksi, ini dapat menjadi infeksi yang kronis di bagian tubuh yang lain. Gejalanya dapat berupa kedinginan, demam, nyeri di bagian punggung belakang dan area genital, frekuensi ingin kencing lebih banyak di malam hari, kencing terasa panas dan nyeri, dan nyeri pada bagian tubuh lain.

 

Solusi : Perbanyak minum air putih, kurangi jenis makanan yang berlemak (terutama goreng-gorengan).

 

Kanker Payudara

 

Payudara pria memang tidak seperti wanita, tetapi mereka juga memiliki lapisan tipis payudara, yang berarti mereka juga bisa mendapat kanker payudara. Meskipun, prosentasenya mungkin hanya satu diantara 100 ribu pria.

 

Salah satu faktor pemicu terjadinya kanker payudara adalah hormone estrogen, – yang dalam hal ini memang diproduksi lebih rendah oleh kaum pria.

 

Gejala kanker payudara pada pria hampir sama sepeti perempuan, – pembesaran abnormal pada payudara selain melalui obat-obatan ataupun terapi hormonal. Perubahan yang terjadi juga mencakup benjolan pada payudara, perubahan ataupun pendarahan pada puting. Tetapi hampir sama seperti pada wanita, penanganan terhadap penyakit ini juga akan lebih baik bila telah diketahui secara dini.

 

Solusi : Normal-normal saja bila kaum pria ingin melakukan Sadari (senam payudara sendiri) atau breast self-examination, meskipun mereka memiliki sejumlah kecil lapisan payudara sehingga lebih sulit untuk merasakan benjolannya. Namun, penanganan dini akan terasa lebih baik ketimbang membiarkannya dan membuatnya menjadi semakin lebih susah ditangani dan diobati.

 

Osteoporosis

 

Menurut data Asosiasi Osteoporosis Internasional tahun lalu, 85 persen penderita osteoporosis adalah kaum perempuan. Tidak hanya menyebabkan nyeri yang berkepanjangan pada bagian tulang, namun bila mencapai titik kronis, Anda bahkan tidak akan mampu berpijak karena tidak lagi memiliki penyangga tubuh.

 

Menurut Dr. Mickael Triangto, SpKO, osteoporosis pada kaum pria terkait dengan penurunan hormon testosterone. Disamping faktor usia, hal ini juga dapat mengakibatkan pria mengalami eating disorders.

 

Namun tidak seperti wanita yang mengalami menopause terlebih dahulu dan mulai mengalami densitas pengeroposan tulang secara cepat, pria malah mengalami sebaliknya. Osteoporosis terjadi lebih lambat pada kaum pria, umumnya setelah andropause atau berakhirnya masa produktif tubuh.

 

Solusi : meningkatkan konsumsi makanan yang mengandung kalsium seperti susu (non lemak), keju, yoghurt, sarden (beserta tulang, susu kedelai, roti gandum, sereal, dan sayur-sayuran hijau. Takaran konsumsi yang dibutuhkan adalah 1000mg/ hari bersamaan dengan 100 IU vitamin D yang dapat diasup melalui suplemen tambahan.

 

Pre And Post Natal Blues

 

Pernahkah Anda mengidam ketika istri sedang hamil? Bisa jadi Anda adalah salah satu korban pre-natal blues. Banyak yang bertanya-tanya, mengapa hal ini dapat terjadi pada kaum pria padahal kehamilan dan perubahan hormone dialami oleh kaum wanita. Dr. Boy Abidin SpOG menjelaskan bahwa seperti halnya wanita, pria juga dapat mengalami depresi (bawah sadar) selama masa kehamilan berlangsung. Dengan kata lain, dapat disebut juga dengan depresi ‘reactive’. Hal ini seringkali tidak disadari karena gejala dan reaksinya nyaris mirip dengan stress harian.

 

Solusi : Batasi stres Anda antara pekerjaan dengan urusan rumah tangga. Ambil cuti sejenak dan lakukan bulan madu kedua bersama sang istri (meski ia tengah hamil). Bila masih memungkinkan, jangan menghentikan aktifitas seks selama masa kehamilan. Bercinta dalam posisi tertentu masih tidak membahayakan sang janin. Konsultasikan hal ini dengan dokter kandungan.

 

Anorexia Nervosa dan Bulimia

 

Dua nama terakhir ini lazim dikaitkan dengan penyakit para model atau selebritis. Ironisnya, meski banyak memakan korban pada kaum perempuan, namun banyak juga pria yang masih berpikir bahwa mereka ‘imun’ pada penyakit ini karena mereka adalah pria.

 

Ini tidak benar! Keduanya dapat terjadi pada pria maupun wanita. Ini dikarenakan Anorexia dan Bulimia tidak hanya terkait dengan pola makan ataupun berat badan, tetapi terutama bagaimana menggunakan makanan dan berat badan untuk membereskan masalah emosional.

 

Perbedaan antara anorexia dan bulimia terletak pada pola makannya. Dimana Anorexia makan lebih sedikit untuk menjaga agar berat badan mereka tetap utuh seperti yang diinginkan. Sedangkan bulimia cenderung tetap makan dalam porsi besar kemudian memuntahkannya kembali, atau membakar kalori, protein, dan karbohidrat yang diasupnya dengan mengonsumsi sejumlah pil pelangsing atau laksatif untuk menjaga berat badan mereka tetap kurus.

 

Kemungkinan terjadinya adalah 10:1 antara wanita dengan pria. “Terutama di kota besar, kemungkinan anoreksia dan bulimia umumnya terjadi pada pria metroseksual,” kata dr. Samuel Oetoro, SpGK, pakar gizi dari Semanggi Specialist Clinic Jakarta. Hanya saja, cara yang dilakukan oleh kaum wanita cenderung lebih ekstrim; makan sedikit dan memuntahkannya kembali.

 

Pria cenderung melakukannya dengan memperbanyak porsi latihan tubuh mereka, bukan dengan diet yang berlebihan. Namun seperti dikatakan oleh dr. Samuel, “Once in the dieting cycle, like women, men get locked into it like an addiction.”

Up Close and Personal with Kinsun

Kinsun Loh

Asian Batman Sketchman

 

Jangan kira gambar sosok Batman yang selama ini Anda baca di komik sepenuhnya merupakan kreasi American. Beberapa gambar diantaranya merupakan goresan tangan seorang pria Asia. Namanya, Kinsun Loh.

 

Sewaktu membuat janji temu dengan pria kreator sosok Batman di Asia ini, saya membayangkannya sebagai pria berwajah serius dan pendiam. Dan memang seperti itulah ia, ternyata. Mungkin memang seperti itulah wajah kebanyakan para illustrator.

 

Saya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memanaskan sesi wawancara dengan pria yang pernah menjadi juri untuk Malaysian Books of Record dan Tiger Woods Art Exhibition, serta sejumlah besar Art Competition di Malaysia ini. Jawabannya tertata, dengan bahasa yang serius, seperti kesehariannya ketika berhadapan dengan murid-muridnya di The One Academy, Malaysia.

 

Bakat seninya bukanlah keturunan keluarga. Kinsun memperolehnya melalui pengembangan minat. ”Saya rasa, setiap anak kecil umumnya suka menggambar. Tetapi bagaimana mereka menggambar itulah yang menjadi pengembangannya,” kata Kinsun.

 

Kinsun sendiri mulai menggambar sejak ia sudah bisa memegang pensil. Tembok rumah menjadi media gambarnya penuh dengan gambar tokoh serial kartun Combat yang populer pada masa itu. Kinsun bercerita, ”Orang tua saya memberikan kebebasan bagi saya untuk melakukan apa saja, termasuk menggambar. Karena mereka mengategorikan itu sebagai hobi. Saya masih ingat ketika ayah saya memberikan beberapa lembar kertas yang diambil dari kantornya (karena kami bukan berasal dari keluarga cukup), lalu ia meminta saya untuk menggambar dirinya, ibu saya, dan orang-orang yang saya kenal. Saya melakukannya, dan itu menjadi salah satu memori masa kecil saya yang berharga.”

 

Tetapi hampir sama seperti kebanyakan orang-tua di jaman dulu, orang tua Kinsun juga tidak menyetujui keinginannya untuk memperdalam dunia ilustrasi. Kinsun memahaminya, ”Orang tua saya tidak mensupport keinginan saya bukan karena mereka membenci seni, tetapi karena mereka tidak begitu paham bagaimana cara seni memberi kita makan.”

kinsun's private collection

photo: kinsun

 

 

 

Kinsun memperoleh beasiswa The One Academy, salah satu universitas seni terbaik di Asia. Ia lulus sebagai murid terbaik di angkatannya, dan diminta langsung mengajar di akademi tersebut. Sepanjang mengajar, ia menggelar beberapa kali pameran tunggal di Malaysia, diantaranya yang paling banyak dibicarakan di kalangan seniman kala itu adalah yang bertajuk Sun & Storm Exhibition (2004), dan Penciled Soul (2005).

 

Di kalangan desainer dan ilustrator Malaysia (dan Hongkong), nama Kinsun populer sebagai spesialis tokoh heroik. Ia memulainya dari komik politis berjudul Legacy of Power ketika menjelang tingkat akhir masa kuliahnya. Disusul dengan Zu warrior 2080, Hero, Storm Riders, dan Batman War Games. Namun meski di Amerika karyanya lebih dikenal melalui Batman, di Asia, justru Storm Riders-lah yang menjadi tangganya menuju Hollywood. Dan seperti komikus lainnya, Kinsun pun menyimpan keinginan untuk memfilmkan salah satu komiknya.

 

Sembari mengobrol, jari-jari tangannya yang memegang pensil bergerak cepat membentuk goresan tipis sebuah sosok tak terjelaskan. Sejurus kemudian, ia tengah memperhalus goresannya itu dengan aspek cahaya dengan sapuan pensilnya. Seraya menggambar, Kinsun berkata,” Ini hanya gambar singkat dan mudah. Mungkin setiap illustrator bisa melakukannya. Tetapi membuatnya menjadi sebuah cerita dan sesuai keinginan kreator aslinya itulah yang susah. Lain cerita bila tokoh itu merupakan karakter yang diciptakan oleh kita sendiri.”

 

Batman, merupakan tokoh tersulit yang pernah dikerjakannya. ”Ia bukan ciptaan saya, tetapi saya harus memberikan napas saya tanpa merubah bentuk aslinya. Ibaratnya seperti memberikan pikiran kita pada tubuh orang lain,” katanya mengenang. Bahkan, ia nyaris ’terbunuh’ oleh dirinya sendiri karena tekanan mengerjakan proyek yang diberi deadline satu bulan untuk satu buku itu. Ia bersembunyi di ’Batcage’nya selama 3 hari untuk memisahkan skrip, dan 24 hari untuk menggambar komik sebanyak 22 halaman.

 

Apa yang dipikirkannya ketika sedang menggambar? Kinsun menjawab, ”Setiap orang pasti ingin bisa menuangkan apa yang di dalam pikirannya dan apa yang ingin dikenangnya. Saya hanya menuangkan apa yang ada di kepala saya, dan memori yang saya miliki. If you want to create tomorrow, you have to understand yesterday.

 

Pria yang lahir di Cameron Highland, dataran tinggi terindah di Malaysia ini mengaku bisa menggambar dimana saja asalkan sirkulasi udaranya segar. ”Saya tidak bisa menghentikan ide dan keinginan untuk menggambar bila itu muncul. Maka saya pun harus menggambar dalam kondisi apapun,” katanya. 

 

Kebanyakan seniman senang menggambar wanita sebagai obyeknya. Menurut Kinsun, bagaimanapun perempuan adalah obyek gambar yang terbaik dan paling menarik. ”Perempuan memiliki proposional yang membuat bentuk outline menjadi menarik,” katanya. Lantas, siapakah perempuan yang paling ingin digambarnya? Kinsun menjawab enteng, ”Angelina Jolie sebagai Tomb Raider. She has a good proposition for me to design.

 

Kinsun bukan lagi anak muda yang masih memperjuangkan idealisme dalam menggambar. Dengan mengajar, ia menyalurkan ilmunya. Melalui Kinstudio (perusahaan desain yang didirikannya sejak 2005), ia menyalurkan hasrat menggambarnya. “Saya bekerja untuk mencari keseimbangan. Saya melakukan apa yang saya senangi, dan sangat bersyukur bila ternyata orang lain dan terutama klien saya menyukainya,”

 

Tetapi Kinsun menentang prinsip ‘Art is my life’ seperti yang banyak diusung oleh para seniman kebanyakan. “Saya setuju dengan kalimat Life is Art. Tetapi Art is Life? Sounds like no more art, no more life, hahaha…” katanya. Menurut Kinsun apa yang dilakukannya selama ini adalah membuat art menjadi hidup, sehingga ia jadi menghidupi.

Vitamin Sex, Anyone?

Vitamin Sexual : When Sex Needs Vitamin 

By : Elizabeth Fang 

Jika dihadapkan pada sebuah pilihan, antara seks dan makanan, manakah yang akan Anda pilih? Kebanyakan orang beranggapan bahwa seks adalah kebutuhan dan vitamin adalah makanan. Keduanya adalah pola yang berbeda. Padahal, tidaklah demikian….  

Joe (34), seorang pengusaha muda beranggapan bahwa bahwa seks adalah kebutuhan yang masih dapat dikendalikan. Andy (32), seorang peneliti muda yang sedang menanjak namanya beranggapan sebaliknya, seks dapat dikendalikan apabila makanan kita juga dikendalikan. Bila makanan yang dikonsumsi ‘berantakan’, demikian pula yang akan terjadi pada kualitas seks kita.  Anda bahkan tidak akan mengetahuinya, karena ukuran seks yang baik menurut sebagian besar orang adalah kuantitas, seberapa cepat gairah itu muncul, dan bila pasangan hamil membuktikan bahwa kualitas spermanya baik. Benarkah? 

Dikatakan oleh dr. Johnny Felix Gosyanto, konsultan seks dari On Clinic Indonesia, kualitas seks yang baik paling banyak dipengaruhi oleh nutrisi. Ini dapat ditunjukkan dengan mudah melalui kulit manusia, – karena seks yang sehat membuat kulit cerah dan bersinar.  Andy misalnya, beberapa tahun sebelumnya, ia sering mengalami nyeri kronik dan depresi akibat beban pekerjaan dan makanan yang tidak teratur serta tidak sehat. Padahal, menurut Andy, rutinitas hubungan seksnya cukup. Sewaktu mengambil cuti panjang setelah menyelesaikan penelitiannya, Andy mulai makan lebih teratur dan ia merasakan nyeri kroniknya perlahan mulai menghilang.

Sewaktu mulai bekerja lagi, Andy mempertahankan beberapa kebiasaannya selama berlibur. Hasilnya, ia merasa meski jadwalnya padat, pola makannya tidak teratur, namun nyeri kroniknya tak pernah lagi muncul. Rahasianya, menurut Andy adalah kualitas makanan bukan kuantitas. Lebih jauh lagi, dr Johnny mengatakan, rahasia utama seks adalah nutrisi dalam makanan yang kita makan. Ini bukan berarti kita harus mengonsumsi makanan organik atau menganut pola diet tertentu. Melainkan mengonsumsi makanan yang kandungan nutrisinya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Misalnya, Anda tidak perlu mengonsumsi vitamin C dari suplemen bila porsi makan buah-buahan sudah mencukupi. 

Dengan memperoleh gizi yang sehat melalui makanan, tubuh kita akan pula menjadi sehat. Dengan tubuh yang sehat, maka sirkulasi darah dalam tubuh akan teralir dengan lancar ke seluruh bagian tubuh termasuk ke otak. Sehingga, kita akan lebih cepat menerima rangsangan, termasuk rangsangan seksual. Namun keberadaan makanan seringkali tergeser oleh suplemen yang tidak selalu dibutuhkan oelh tubuh. Penelitian Benton D, Haller J, dan Fordy J dari Department of Psychology, University College Swansea, di Inggris menunjukkan bahwa terlalu sering mengonsumsi suplemen vitamin dapat mempengaruhi mood. Artinya, konsumsi suplemen yang berlebihan bisa jadi malah mengganggu mood Anda. Dr Gunter Blobel peraih nobel tahun 1999 menyatakan bahwa tubuh lebih membutuhkan vitamin dari makanan.    

Zat Pengendali Gairah 

Dalam penelitian yang sama, Dr Brody juga menggali kaitan antara vitamin dan kemampuan seksual. Komponen utamanya adalah gabungan dari vitamin E dan vitamin C.  Bahkan, belakangan ini kita dapat sering menemukan iklan produk yang menjanjikan kehidupan seks yang lebih baik, terutama bagi kaum adam. Dan, komponen utama yang paling sering ditemui dalam produk-produk tersebut adalah vitamin E. Dalam sebuah penelitian random, kebanyakan pria yang mengonsumsi vitamin E setidaknya sekali seminggu merasakan lebih banyak energi seksual, lebih berat, ereksi yang lebih lama, lebih sensitif terhadap rangsangan, libido yang lebih kuat, dan frekuensi orgasme yang lebih kuat.

Rahasianya, kata dr Johnny, terdapat dalam vitamin E yang kita makan melalui salad sayur dan buah, atau cap cay, misalnya. Bagi kaum wanita, kenikmatan kedua contoh makanan tersebut tidak hanya dirasakan oleh organ pencernaan, tetapi juga mampu meningkatkan gairah seksual dan sensitifikasi yang lebih kuat, lubrikasi yang lebih baik, dan klimaks yang lebih intens. 

Namun secara umum, dikatakan oleh dr. Samuel Oetoro SpGK, ahli gizi dari Semanggi Specialist Clinic Jakarta, konsumsi vitamin E yang seimbang akan menghindarkan pelepasan radikal bebas ketika tubuh merespon stres, dan mengurangi risiko penyebab kanker terutama prostat pada kaum pria. Baru-baru ini, sebuah vitamin yang disebut tocopherols dan tocotrienols, gabungan antara kedelapan komponen dari vitamin E yang dipadukan dengan vitamin C. Alpha-tocopherol adalah bentuk umum vitamin E yang paling sering ditemukan dalam tubuh dan berfungsi sebagai vitamin seksual. Namun agar aktif berfungsi, kedelapan bentuk ini harus ditambah dengan vitamin C.  Namun seberapa banyak vit E boleh dikonsumsi?

Menurut American Journal of Clinical Nutrition, jumlahnya sebaiknya tidak lebih dari 2000 IU perhari. Dr Gunter menjabarkan beberapa jenis vitamin lain yang memberikan bonus berupa improvisasi kehidupan dan kemampuan seksual. Vitamin A, misalnya. Zat ini yang sangat penting untuk reproduksi normal. Bila Anda mengalami atrophy pada testikel pria dan ovarium pada wanita, menurunnya hormon seks, seperti cairan mani yang lebih kering, dan kulit yang kusam, bisa jadi Anda mengalami kekurangan vitamin A. Dr Samuel menyarankan untuk mengonsumsi makanan yang banyak mengandung ikan, telur, keju, yoghurt, sayuran berwarna hijau, dan buah-buahan berwarna kuning.  

Stres kerja yang berkepanjangan seringkali ditunjukkan dengan konstipasi dan jantung berdebar kencang. Ini salah satu pertanda adanya defisiensi vitamin B1 yang dampaknya dapat menurunkan tingkat energi dan mengurangi kendali seksual. Biasanya, gejala ini ditemani oleh masalah pada tulang belakang dan kulit berkerut serta kusam yang menandakan adanya kekurangan vitamin B3. Gairah seksual mengalami akibat karena vitamin ini meningkatkan aliran darah ke seluruh pembuluh, termasuk ke otak.

Keduanya, dikatakan dr. Samuel, dapat diatasi dan dicegah dengan mengonsumsi kacang-kacangan, asparagus, nanas, gandum, nasi merah, daging ayam, ikan, brokoli, dan yoghurt. Menu makanan yang banyak mencakup kandungan ini misalnya adalah daging ayam goreng cah asam manis yang ditaburi potongan nanas. Hmmm, yummy…  

Pada jaman dahulu (dan hingga sekarang) orang Eropa gemar mengonsumsi seafood dan kacang-kacangan sebagai menu makan malam. Mungkin saja, mereka tidak menyadari bahwa kedua jenis makanan tersebut ternyata banyak mengandung fosfor dan mineral yang dapat meningkatkan gairah seksual dan rangsangan.  Dalam bukunya yang berjudul Sexual Solution, Michael Castleman menyampaikan bahwa zinc atau zat besi mempengaruhi kelenjar prostat dan sperma lebih tinggi dari lapisan tubuh lainnya. Kekurangan zat ini terkait dengan sejumlah masalah seksual seperti sperma yang abnormal, penyakit prostat, mempengaruhi produksi testosterone, dan  juga kekeringan pada lubrikasi vagina. Bila Anda adalah pengonsumsi alkohol, rokok, dan seringkali mengalami stres yang tinggi, mungkin Anda perlu meningkatkan konsumsi zat ini melalui kacang-kacangan, telur, daging sapi, daging ayam, seafood (terutama kerang).  

Makanan dan seks adalah dua aktifitas yang ternyata sama pentingnya. Makan banyak dapat mempengaruhi kehidupan seksual, juga dapat digunakan sebagai bagian dari pengalaman yang romantis bersama pasangan. Seperti kutipan bijak dari novelis Prancis yang terkenal, Honore de Balzac: “Every night should have its own menu.”    

Memilih Suplemen yang tepat untuk tubuh 

1. Perhatikan legalisasi keamanan yang terdapat pada label. Misalnya, USP (United States Pharmacopoeia) atau BP (British Pharmacopoeia). Ini berarti jenis vitamin yang terdapat di dalamnya berkualitas tinggi. 

2. Perhatikan label “chelate” atau “chelated” pada suplemen mineral. Ini menandakan kaandungan tingkat protein guna mendukung kerja sel-sel dan darah. 

3. Carilah formula yang mengandung enzim yang berguna untuk menekan molekul protein yang bekerja dalam lambung.

4. Pilihlah vitamin yang berasal dari sari makanan (food base).  

5. Belilah suplemen di toko obat atau apotik yang telah terpercaya untuk menghindari memperoleh suplemen yang palsu.

Published in Male Emporium (ME) Asia Magazine, January 2008

Simple Ways To Have A Simple Life At Work

Simple Ways To Have A Simple Life At Work 

By : Elizabeth Fang 

Pernahkah Anda merasa bahwa hidup yang telah Anda jalani ternyata banyak dihabiskan untuk bekerja, dan Anda merasa dikuasai oleh pekerjaan? Seperti halnya diet untuk tubuh, mungkin pekerjaan Anda juga membutuhkan hal yang sama.  

 

Sewaktu memeriksa daftar tugas yang harus dikerjakannya, Donny (37), seorang eksekutif yang memulai karirnya sejak usia awal duapuluhan, tiba-tiba tersadar betapa kacau dan tidak seimbang hidupnya. Ia mencintai pekerjaannya, dan setiap kali memulai proyek baru, ia tidak pernah punya waktu untuk melepaskan diri.

Suatu hari, setelah membaca artikel di sebuah majalah ibukota, ia memutuskan bahwa sudah tiba saatnya baginya untuk melakukan penyederhanaan dalam karirnya. Proses itu berjalan secara bertahap, namun ia merasa lebih produktif , lebih kreatif, dan dapat berpikir lebih lanjut tentang apa yang ingin dilakukannya dalam hidup.

Donny membagi kesuksesannya menerapkan cara kerja agar memiliki lebih banyak waktu untuk menikmati hidup.

  1. Mengurangi Jam Kerja

Jajak pendapat yang dilakukan oleh Yankelovich baru-baru ini menunjukkan bahwa orang mulai mengubah pandangan tentang jumlahjam kerja. Separuh dari mereka bahkan rela berganti pekerjaan agar memiliki lebih banyak waktu luang untuk keluarga. Mungkin akan tiba saatnya masa dimana jadwal kerja selama dua dasawarsa terakhit ini akan dipandang sebagai hal yang paling sinting yang pernah terjadi dalam budaya manusia.

Elaine St. James, penulis buku bestseller Simplify Your Life  memaparkan beberapa tip mudah yang dapat Anda lakukan tanpa menyadarinya agar tidak membawa pulang pekerjaan Anda. “Tinggallkan tas kerja Anda di kantor, sedikitnya dua hari dalam seminggu,” tulisnya. Dengan demikian Anda dapat melakukan rencana kegiatan yang tidak memungkinkan Anda untuk bekerja di rumah sesudah jam kantor.

 

Cara lainnya menurut Elaine adalah dengan menghindari bekerja di akhir pekan. “Jika Anda sering membawa pulang pekerjaan untuk diselesaikan selama akhir pekan, bisa jadi Anda tidak bekerja selama efektif selama seminggu sebagaimana seharusnya,” katanya.

Bekerja berlebihan mengakibatkan timbulnya stress, dan stress  menyebabkan penyakit. Penelitian yang dilakukan oleh National Institutes of Health menunjukkkan bahwa 70 persen penyakit era millennium ini berkaitan erat dengan stress.

  1. Hindari Bertempat Tinggal Jauh Dari Tempat Kerja

 Lebih dari separuh warga di Jakarta menghabiskan waktu lebih dari dua jam atau lebih setiap harinya untuk perjalanan pulang-pergi kantor. Ini berarti rata-rata setiap orang menghabiskan waktu setara dengan sebulan penuh setiap tahunnya hanya untuk perjalanan ke kantor.  Jika memungkinkan, carilah pekerjaan yang lokasinya berdekatan dengan tempat kerja. Atau jika tidak memungkinkan, gunakan waktu sepanjang perjalanan itu untuk meningkatkan spiritualitas. Jika Anda mengendarai mobil, dengarkanlah musik yang memberi inspirasi atau bersenandunglah dengan irama yang membahagiakan hati. “Belajarlah menikmati kesenyapan, karena dalam kesenyapan, ada kesempatan untuk berpikir,“ tulis Elaine. 

  1. Bekerjalah Dengan Senyum

 Penelitian mengungkapkan bahwa saat kita tersenyum, tubuh kita melepas zat endorphin ke dalam otak. Zat ini bahkan dapat digunakan untuk kepentingan kita di tempat kerja. Salah satu caranya adalah dengan mempelajari seni tersenyum dalam hati. Elaine memaparkan, maksudnya adalah tersenyum dalam hati tanpa terlalu terlihat oleh orang lain tetapi berdampak kuat pada kemampuan kita untuk bersikap positif terhadap segala masalah, tantangan, dan interaksi yang ada.  Zat endorfin membuat jiwa kita tenang tetapi pada saat yang bersamaan juga membuat pikiran kita menjadi awas. Ia membuat tubuh menjadi lebih ringan dan berenergi. Resapilah kegembiraan yang timbul, kata Elaine james. Pertajamlah rasa gembira itu dengan memusatkan perhatian dan berlatihlah untuk mempertahankannya. 

  1. Jangan Menunda Pekerjaan

 Kebiasaan menunda-nunda pekerjaan dapat mengacaukan jadwal kerja dan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan sebuah proyek. Belum lagi mutu pekerjaan dan perasaan kita terhadap pekerjaan itu.  Apa yang menyebabkan orang seriingkali menunda pekerjaan, dipaparkan Eileen, umumnya dikarenakan empat hal. Melakukannya secara tidak sadar untuk menantang diri kita sendiri, menunda karena merasa perfeksionis, menunda karena takut gagal, dan menunda karena takut berhasil. Lantas apa yang dapat kta perbuat? Eileen menyarankan agar mengatur ulang jadwal kerja dan kegiatan sehingga terpaksa untuk memanfaatkan semua bakat yang ada untuk menyelesaikan tugas. „belajarlah untuk menghargai kesungguhan untuk berbuat sebaik mungkin karena Anda tahu, kalau mau, Anda bisa terus melakukan yang lebih baik lagi,“ kata Eileen. 

  1. Hidup dalam Batas Kemampuan

 Salah satu batu sandungan terbesar bagi orang yang ingin menyederhanakan kehidupan kerja mereka adalah ketakutan jika mereka mengurangi pekerjaan, keuangan mereka juga akan berkurang. „Kebanyakan orang berprinsip bekerja untuk uang. Itulah sebabnya mereka tidak pernah menikmati seni bekerja,“ tulis James dalam bukunya. Hasilnya adalah, seberapa beratpun Anda bekerja, seberapa besar yang Anda hasilkan, Anda tidak akan pernah merasa cukup dengan finansial yang didapatkan.  Rumus kekayaan sejati menurut Thomas J. Stanley dan William Danko, penulis buku The Millionaire Next Door sederhana saja; cari uang, tabung, dan investasikan. William dalam bukunya menuliskan, kebanyakan orang melangkah mundur; mencari uang dan kemudian membelanjakannya. Saran William, ganti kegembiraan sesaat berbelanja dengan disiplin diri dan rencana jangka panjang. 

  1. Berliburlah

Dalam sebuah penelitian dari American Psychosomatic Society yang dipublikasikan oleh majalah Time, dipaparkan bahwa cuti berdampak meremajakan. Penelitian yang dilakukan selama dua decade tersebut mennyimpulkan bahwa orang yang mengambil cuti tahunan kemungkinan meninggalnya 21% lebih rendah dibanding dengan yang tidak mengambil cuti tahunan.

 Dikatakan oleh Eileen Rachman, psikolog dari Lembaga Expert, salah satu alasan mengapa kebanyakan orang menganggap cuti juga melelahkan adalah karena selama itu kita mencemaskan pekerjaan dan apa yang terjadi di kantor. “Kita seringkali terperangkap bahwa pekerjaan tidak akan berjalan dengan baik tanpa kehadiran kita,” kata Eileen.  Cuti panjang memungkinkan kita untuk memulihkan kesehatan tubuh dan jiwa, berjalan-jalan dan mempelajari kebudayaan baru, serta memberi kesempatan untuk memperbaiki hubungan dengan pasangan dan keluarga.   Tidak butuh waktu yang lama bagi Donny untuk memutar balikkan hidupnya. Ia hanya bermodalkan keyakinan dan semangat untuk menjalani hidup yang baru. Semenjak saat itu, Donny memiliki pemahaman baru mengenai hidup dan pekerjaannya, serta alasan mengapa ia bekerja. Keyakinannya selama bertahun-tahun adalah ia bekerja untuk mencari uang – sebagimana yang disadari oleh banyak orang lain juga, Namun, ia menyadari bahwa uang bukanlah alasan yang cukup kuat untuk membanting tulang habis-habisan. Ia kini memperoleh imbalan yang paling memuaskan, karena ia menyukai pekerjaan yang dilakukannya.  

Published in Male Emporium Asia Magazine, Januari 2008  

Memburu Hantu Di Layar Lebar

Mungkin baru lima tahun terakhir ini kita menyadari, bahwa tanah air ini tidak hanya memiliki kekayaan budaya, suku, bahasa, dan panorama. Sebanyak pulau-pulau yang merangkai republik ini, demikian pula ragam hantu di Indonesia!   

Entah apakah kita harus berbangga atau tidak, tetapi beberapa tahun belakangan ini, para sineas kita seolah menjadi anthropolog yang menggali kekayaan baru di negeri ini. Slogan ‘Back to Nature’ seolah menjadi pas untuk ditempelkan pada banyak bidang.

Sebenarnya, hasil eksplorasi para sineas ini bukanlah hal baru bagi masyarakat kita. Yang mengejutkan hanyalah jumlahnya. Ternyata, kita mengoleksi lebih dari seratus jenis hantu! Dengan catatan, itu adalah hasil yang baru dipublikasikan.

 

Eksplorasi Klenik

Hantu bukanlah benda baru bagi masyarakat kita. Tak sedikit yang mempercayai, di setiap sudut area memiliki ’penunggu’nya sendiri. Beberapa orang yang mengaku memiliki ‘sixth sense’ sering terlihat tak bergeming melihat sudut tertentu bila memasuki ruangan atau tempat tertentu. Rasa bergidik maupun ketakutan pun kerap melanda melihat hal tersebut, karena secara fisik, entah ada dimana para hantu itu. Terlepas dari benar atau tidaknya, para hantu itu kini sedang dieksplorasi. Hebatnya lagi, kini kita bisa melihat mereka tanpa memerlukan kekuatan gaib, sixth sense, ataupun mediator lainnya.

Gairah para sineas dengan bangkitnya film nasional mendorong mereka untuk mengeksplorasi ragam kehidupan. Ditandai dengan roman ala Ada Apa Dengan Cinta (AADC), kini melangkah ke dunia klenik.

Menurut pengamat film Nuruddin Asyhadie dalam majalah F, film horor hampir sama tuanya dengan film itu sendiri. Selang setahun setelah Robert Paul di London, Lumiere bersaudara  di Paris, dan Thomas Alva Edison di Atlanta pada tahun 1895 mendemonstrasikan fungsi proyektornya, tahun 1896, Georges Méliès membangkitkan hantu-hantu dari kubur dan merekamnya dalam Le Manoir du Diable.

 

 

Di Indonesia sendiri, butuh waktu hampir setengah abad untuk memindahkan bentuk hantu ke layar kaca. Film horor Indonesia pertama yang tercatat adalah Tengkorak Hidoep yang dibuat empat tahun sebelum proklamasi.

Gebrakan pertama film horor Indonesia di abad ke-20 dilakukan oleh sineas Rizal Mantovani dan Jose Purnomo melalui film Jelangkung. Kekuatan fotografi, editing, lighting, dan tata suara menjadi beberapa faktor kesuksesan film tersebut. Seolah ingin mencicipi kesuksesan yang sama, para sineas lain pun berlomba-lomba membuat film bergenre sama. Sebut saja Tusuk Jelangkung yang disutradarai oleh Dimas Djayadiningrat, dan jumlah penontonnya nyaris menyamai penonton Jelangkung. Kemudian, muncul pula seperti The Soul (2003) yang kekuatan fotografinya mendapat penghargaan dalam Festival Film bandung, Ada Hantu di Sekolah, dan Bangsal 13 yang muncul di tahun 2004. Di tahun berikutnya, Nirina, presenter imut yang catatan sinematografinya bergenre cinta, mencoba peruntungan aktingnya dalam Mirror garapan sutradara muda Hanny R. Saputra.

Eksplorasi Karakter

Kekuatan karakter dan plot menjadi faktor penting untuk menggiring emosi penonton masuk ke dalam cerita. Jika film roman mengumbar air mata, komedi mengundang tawa, maka film horor seharusnya dapat membuat jantung penonton berdegup kencang.

Dalam pengamatan melalui berbagai forum diskusi terutama di dunia maya, banyak netter yang mengomentari fenomena film horor ini. Kekuatan cerita, karakter, dan wujud hantu terutama menjadi sorotan. Hampir semua penonton film horor Indonesia mengakui bahwa bintang yang mampu membawakan karakter tokoh misteri dengan baik hanyalah Suzanna.  

Aktris yang melekat erat dengan karakter Ratu Pantai Selatan ini diakui memiliki kekuatan mimik, body language yang kuat untuk berbagai karakter yang bergenre misteri ataupun horor. Seorang teman pengamat film bahkan berkomentar, “Kalau nonton film-film horor sekarang, merindingnya hanya sebentar. Tetapi kalau memutar kembali film-film yang dibintangi Suzanna, rasanya bulu kuduk ini tak mau tidur lagi.“   

Bagi penggemar film horor, karakter hantu Indonesia dalam film-film yang muncul belakangan ini dianggap masih kurang menakutkan. Ini berbalik dengan sebagian besar masyarakat yang menanggapi maraknya fenomena ini dengan kalimat ’menjual kengerian dan ketakutan’. Namun, apa tujuan sebenarnya film horor dibuat?

Dalam catatan online pribadinya, Yudi Prakasa, pengamat film dari Institut Kesenian Jakarta, menganalisa hal ini dengan menggunakan teori Hirarki Kebutuhan Maslow (Maslow’s Hierarchy of Needs).

Dalam teorinya ini, psikolog Abraham Maslow menyatakan bahwa sewaktu memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasarnya, manusia juga akan berusaha memenuhi kebutuhan yang “lebih tinggi” sesuai hirarkinya. Analisa Yudi, ketika para penonton sudah memenuhi kebutuhannya dengan film seks, maka kini mereka sudah berada setingkat diatasnya. Maka, para produser pun membuat film-film dengan tema horor yang dimaksudkan  untuk variasi tetapi ternyata tak sedikit yang menganggapnya malah mengusik rasa aman yang diperlukan manusia.  

Eksplorasi Budaya

Hantu itu adalah bagian dari budaya sebuah bangsa. Mengejutkan memang, tetapi itulah yang terjadi. Fenomena film horor sendiri sudah menjadi bagian dari kebudayaan bangsa-bangsa di Asia.

Amerika mengenal hantunya sebagai The Vanishing Hitchhiker (penumpang misterius), The Bell Witch,  serta hantu animasi Slimmer dalam film Ghostbuster dan Casper. Ranah Eropa mengenal hantunya dalam wujud drakula atau vampir, The Flying Dutchman, Bloody mary, dan King Hamlet, – kesatria berbaju besi, membawa pedang dan mengendarai kuda. Hantu yang tertua mungkin dikenal sebagai Mummy yang merupakan perwujudan bangkitnya mayat raja-raja Mesir terdahulu dari dalam Pyramid. Jepang dan Korea menempatkan hantunya di dalam sumur dalam bentuk umum sebagai wanita cantik berbaju putih, berambut panjang, dan seringkali berwajah rusak.

Tetapi eksplorasi para sineas yang dimulai sejak setengah abad lalu menunjukkan bahwa jumlah hantu di Indonesia hampir menyamai jumlah pulau di negeri ini. Suster Ngesot dikenal berasal dari legenda suster yang meninggal di sebuah Rumah sakit di Surabaya. Hantu Terowongan Casablanca dikenal berasal dari kumpulan arwah yang mati penasaran di areal jalan Casablanca Jakarta. Demikian pula penemuan baru dari sebuah rumah mewah di Pondok Indah yang ditengarai merupakan sarang dari beragam jenis hantu. Bila hantu dikenal dengan wujudnya yang buruk rupa dan mengerikan, tidak halnya dengan sosok Si manis Jembatan Ancol yang  tenar karena rupa cantik dan tubuh seksi. Bahkan Bali yang dikenal dengan Pulaunya para dewa juga mengenal sosok Leak sebagai bagian dari budayanya.

Terlepas dari ragam wujud sosok hantu yang ada, film horor adalah fenomena yang harus dihadapi para penikmat film. Namun kita tidak bisa menyangkal bahwa sebuah fenomena dalam dunia hiburan juga ditentukan oleh animo masyarakat itu sendiri. Jika demikian, maka seperti halnya cinta, hantu pun kini menjadi sesuatu yang abadi. ME / liz

Future Sex: Robot Sex Dolls

Di era Film Star Trek, robot android ibarat sebuah mimpi yang dijanjikan oleh layar kaca. Kini, Anda bahkan bisa bercinta dengannya, plus rasa orgasmenya!   

“Bagaimana rasanya bercinta dengan Monica Belluci,ya?” angan Rico pada Andy, rekan sekerjanya. Rico sangat mengagumi aktris latin tersebut, bahkan kerap berfantasi untuk bercinta dengannya. Andy sendiri lebih memilih berfantasi dengan Katie Holmes, aktris imut yang juga bertubuh seksi ini.

Fantasi bercinta dengan wanita selain pasangan kerap dilakoni oleh kaum pria. Hal ini bisa dikarenakan ketidakpuasan dengan pasangan tetap, atau bisa juga sebagai variasi dalam bercinta, seperti yang digambarkan dalam film Terminator, dan aktor Jude Law dalam film “AI: Artificial Intelligence” (2001). Bahkan, sutradara Woody Allen sudah pernah memimpikan orgasmatron machine pada tahun 1973 dalam filmnya yang berjudul ’Sleeper’.

Gambaran wanita dengan wajah, tubuh, dan kemampuan seks yang sempurna juga pernah diangkat dalam film ’The Stepford Wives’ dengan bintang utama Nicole Kidman. Namun apa jadinya, bila wanita dalam fantasi tersebut menjadi kenyataan yang wujudnya dapat dinikmati langsung?

  

Fantasi vs Kenyataan

 

Michael Harriman, seorang inventor dan mekanik aircraft asal Nuremberg, Jerman, baru-baru ini berhasil mewujudkannya. Ia menciptakan robot sex doll yang dapat diberi rupa seperti wanita idaman Anda.

Android  bermerk Andy tersebut bukan hanya memiliki ukuran dan bentuk tubuh serta  kulit silikon yang rasanya nyaris seperti manusia, tapi juga detak jantung, napas, suhu tubuh yang hangat, dan vagina yang mampu berdenyut selayaknya tanda-tanda kehidupan. Pusat kendali boneka seks ini, – mulai dari gerakan berguling, hingga suara erangan – hanya melalui sebuah remote control.

Komponen pembuatannya disebut dengan metallic glass – cairan besi paten yang terdiri dari tiga kombinasi bagian; platinum, nikel, fosfor, tembaga; karbon, besi, dan mangan; serta zirconium, titanium, tembaga, nikel, dan sebagian kecil atom beryllium. Bahan-bahan tersebut dilebur kemudian dicetak sesuai dengan per bagiannya. Selanjutnya, rangka besi itu dilapisi dengan bahan silicon atau phtlalates (sejenis jelly rubber) dengan ketebalan sekitar 10 nanometer. Chip berisi sejumlah program kemudian akan ditanamkan pada bagian otak dan organ penting lainnya.

Harriman memberi label harga mulai dari US$ 7.350 untuk android dengan model standar. Namun, Anda juga bisa memesan bagian tubuh tertentu dalam ukuran khusus, misalnya, ukuran payudara yang lebih besar. Dengan extra charge, tentunya.

Matt McMullen, pengelola situs Realdoll.com, mengaku telah menjual lebih dari 500 produk sepanjang empat tahun terakhir. Pabrik boneka seksnya yang terletak di San Marcos, California mampu memproduksi hingga enam boneka dalam seminggu. Itupun langsung ludes terjual begitu dipasarkan! 

“Trend kehidupan seksual yang akan ditunjukkan satu dekade mendatang adalah pengalaman multi-sensual dari fantasi seks,” kata Julia Heiman, director of the Kinsey Institute for Research in Sex, Gender and Reproduction di Indiana University, Bloomington pada kantor berita Reuters beberapa waktu lalu.

  Kepuasan vs Keamanan

Tak jauh berbeda, fenomena baru ini dinilai oleh dr. Johnny Felix Gosyanto, konsultan seks dari On Clinic Indonesia, sebagai bentuk lain dari masturbasi yang canggih. “Secara fisik dan psikis, pria tersebut mungkin akan lebih rileks karena fantasinya terwujud,” kata dr. Johnny.

Namun robot tetaplah robot. Kecanggihan teknologi tetap tak mampu menggantikan dasar manusia, yakni perasaan. Fungsi hubungan seksual dan orgasme yang utama adalah untuk menguatkan hubungan batin antar pasangan. Mekanisme instan tersebut, nilai dr. Johnny, tetap tidak dapat menggantikan hubungan antar tubuh yang sebenarnya.

Selain itu, faktor keamanan juga perlu diperhatikan. Memilih bercinta dengan android, memungkinkan Anda terbebas dari penyakit menular seksual. Namun, sebaiknya waspadai terutama dari sisi alergi. Bisa jadi, kulit Anda rentan terhadap bahan silikon dan zat kimia lain yang melapisinya.  

Sayangnya, masih sedikit sekali data ilmiah mengenai keamanan mainan ini. Meski belum ada data yang mengonfirmasikan bahwa kebanyakan ’mainan’ seks mengandung material yang dapat menyebabkan kanker, tidak berarti silikon ataupun phtlalates merupakan bahan baku yang aman digunakan.  FDA (Food and Drugs Association) di Amerika Serikat memperingatkan produk ini sebagai novelty items, bukan perlengkapan medis.

Kualitas vs Kuantitas

Meski masih mendulang pro dan kontra, kesuksesan penjualan produk ini tak menyembunyikan kenyataan bahwa banyak kaum pria yang antusias dengan produk ini.

 

 

Penelitian yang dilakukan oleh tim peneliti dari fakultas psikologi medis University of Texas menyatakan bahwa peringkat pertama dari 237 alasan untuk bercinta adalah nafsu ketimbang perasaan cinta. “Ini berbeda dengan banyak stereotype gender, bahwa pria menginginkan seks untuk kebutuhan fisik dan wanita menginginkan cinta,” kata professor Cindy Meston, ketua tim peneliti tersebut.

 

 

Dr. Timothy Taylor, penulis buku “The Prehistory of Sex: Four Million Years of Human Sexual Culture” menyatakan bahwa seks non-reproduktif ini kini makin lama terlihat seperti bagian dari seksualitas manusia ketimbang kendali biologis.

Sedangkan David Lewy, penulis buku Robots Unlimited: Life in a Virtual Age beranggapan bahwa robot seks ini memiliki program yang tidak hanya dapat mengakses informasi dari semua manual seks, tetapi juga menawarkan kreasi dan program intuitif untuk mengembangkan teknik bercinta.

Namun, diatas semua pendapat diatas, kini orang-orang menemukan satu alasan baru untuk bercinta. Meski saya tetap berpendapat, boneka seks adalah pilihan paling akhir ketika wanita yang sebenarnya sudah menjadi sangat langka.

Tip Membeli Sex Toys

Bila rasa penasaran tidak dapat dihindarkan, perhatikan beberapa hal berikut sewaktu hendak membeli ‘mainan’ seks.

Jangan mempercayai trik marketing. Sangat penting untuk mengetahui secara rinci produk apa yang akan Anda beli, – baik fungsi maupun bahan bakunya. Cari informasi sebanyak mungkin, baik melalui internet maupun dengan bertanya sebanyak mungkin pada pembeli sebelumnya atau si penjual.

Kaitkan pula dengan kesehatan pribadi, semisal alergi terhadap bahan ataupun bau. Jika Anda memiliki peluang ini, sebaiknya tanggalkan keinginan membeli ’mainan’ ini. Terhindar dari penyakit menular seksual bukan tak mungkin menghindarkan Anda dari gatal-gatal sepanjang hari akibat alergi.